pickleballvnz.com

Pemkab: Penyaluran pupuk subsidi di Pasaman Barat capai 20.687 ton

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura mencatat realisasi penyaluran pupuk bersubsidi mencapai 20.687 ton hingga 18 Agustus ANTARA News sumbar 21 ...

Pasaman Barat, Sumbar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura mencatat realisasi penyaluran pupuk bersubsidi mencapai 20.687 ton hingga 18 Agustus 2026.

"Kami optimistis penyaluran akan tuntas hingga akhir tahun sesuai alokasi 33.241 ton selama 2026" kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Kabupaten Pasaman Barat, Afdal di Simpang Empat, Jumat.

Dia merinci total realisasi yang tersalurkan itu terdiri dari urea sebanyak 9.844 ton atau 60,90 persen dari target 16.166 ton selama 2026.

Lalu NPK Phonska terealisasi sebanyak 10.844 ton atau 63,51 persen dari target 17.075 ton.

"Penyaluran hingga saat ini tidak ada kendala. Permintaannya sesuai data permintaan kelompok tani yang masuk dalam rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) yang masuk ke aplikasi Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan)," kata Afdal.

Pihaknya optimistis penyaluran pupuk bersubsidi akan tercapai 100 persen hingga akhir tahun 2026.

Dia menyebutkan Kabupaten Pasaman Barat memperoleh alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 33.241 ton selama 2026.

Berdasarkan alokasi yang diperoleh itu masih kurang dari usulan yang diberikan oleh petani.

Namun masih mencukupi dan mengarahkan petani menggunakan pupuk organik, karena didukung oleh pakan ternak dan lainnya.

Ia menilai penggunaan pupuk organik sebenarnya sangat baik bagi tanaman dan tanah. Sebab, menggunakan pupuk organik bisa mengurangi krisis tanah dan menjaga kesuburan tanah lebih lama.

Pihaknya juga terus meningkatkan sarana prasarana pertanian, seperti rehab jaringan irigasi tersier (RJIT), pembangunan jalan usaha tani, bantuan alat mesin pertanian.

Masyarakat di Pasaman Barat saat ini banyak menanam jagung, kentang, ubi jalar dan talas.

"Adapun sentra tanaman pangan banyak berada di Kecamatan Talamau, Kecamatan Pasaman, Kinali dan Gunung Tuleh," sebutnya.