Pemkab Pasaman Barat lakukan tracking TBC terintegrasi cek kesehatan gratis
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melalui Dinas Kesehatan melakukan penelusuran atau tracking Tuberkulosis (TBC) terintegrasi cek kesehatan gratis (CKG) upaya ANTARA News sumbar 21 ...
Pemkab Pasaman Barat lakukan tracking TBC terintegrasi cek kesehatan gratis
Selasa, 8 September 2026 17:35 WIB
Tim kesehatan Kabupaten Pasaman Barat saat melakukan tracking Tuberkulosis (TBC) terintegrasi cek kesehatan gratis (CKG) di Kecamatan Pasaman pada Kamis (3/9/2026). ANTARA/HO-Dinkes Pasaman Barat. (Tracking TBC)
Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melalui Dinas Kesehatan melakukan penelusuran atau tracking Tuberkulosis (TBC) terintegrasi cek kesehatan gratis (CKG) upaya menemukan penyakit itu sedini mungkin.
"Melalui penelusuran kontak, skrining gejala, edukasi, serta pemeriksaan kesehatan sebagai upaya menemukan kasus TBC sedini mungkin," kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Gina Alecia di Simpang Empat, Selasa.
Menurutnya sejak dimulai 13 Agustus 2026 pihaknya telah melakukan tracking Tuberkulosis (TBC) terintegrasi cek kesehatan gratis (CKG) di 23 nagari (desa).
Saat penelusuran itu pihaknya menurunkan petugas kesehatan mulai dari dokter spesialis, dokter puskesmas, perawat/bidan, petugas laboratorium, pemegang program TB dan dinas kesehatan
Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, juga dilakukan pemeriksaan sputum atau dahak untuk mendeteksi TBC serta sosialisasi tentang penyakit tersebut.
"Deteksi dini merupakan langkah terbaik untuk menghentikan penularan TBC," ujarnya.
Dia menyebutkan kasus yang ditemukan dari kegiatan tracking TBC terintegrasi CKG hingga saat ini sebanyak 15 kasus.
Sedangkan jumlah kasus TBC di temukan sampai sejak Januari sampai 8 September 2026 sebanyak 662 kasus dengan rincian TB sensitif obat 657 kasus dan TB resisten obat 5 kasus.
"Pihaknya akan terus melakukan tracking TBC terintegrasi cek kesehatan gratis (CKG) di 90 nagari yang ada," katanya.
Dia menilai dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung kepada masyarakat menjadi upaya deteksi dini sekaligus memberikan edukasi dan tindak lanjut berdasarkan hasil pemeriksaan nantinya.