Pemkab Parimo perkuat kompetensi literasi digital guru
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah terus memperkuat kompetensi literasi digital terhadap guru sebagai bagian dari upaya pemerataan mutu pendidikan di ANTARA News sulteng 1 ...
Pemkab Parimo perkuat kompetensi literasi digital guru
Kamis, 15 Oktober 2026 16:32 WIB
Para guru mengikuti pendampingan pembuatan konten digital untuk bahan ajar jenjang Sekolah Dasar (SD) berlangsung di Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (15/10/2026). ANTARA/HO-Disdikbud Parigi Moutong
Parigi, Sulteng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah terus memperkuat kompetensi literasi digital terhadap guru sebagai bagian dari upaya pemerataan mutu pendidikan di daerah.
"Penguatan tersebut dilakukan untuk pendampingan penyusunan program dan pengembangan konten pembelajaran digital yang melibatkan guru dari sekolah sasaran program inovasi daerah sister school," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong Sunarti Masangan usai kegiatan pendampingan bahan ajar konten digital jenjang SD di Parigi, Kamis.
Ia mengemukakan kegiatan itu diarahkan supaya guru mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Sebagaimana tujuan program inovasi daerah di bidang pendidikan untuk menyelaraskan peningkatan kualitas guru di daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan.
Salah satu fokus literasi tersebut memastikan perangkat pembelajaran berbasis digital yang telah disediakan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal oleh guru, bukan sekadar menjadi fasilitas di sekolah.
"Melalui pendampingan, guru diperkuat untuk mengembangkan kemampuan membuat konten dan bahan ajar digital, supaya pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar lebih optimal," ujarnya.
Lewat program sister school, kata dia, dirancang untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan melalui sekolah percontohan, menjadi pusat pengembangan dan berbagi praktik pembelajaran dengan sekolah lain.
"Guru yang mengikuti pendampingan diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi pribadi, tetapi juga menularkan pengetahuan dan keterampilan kepada rekan sejawat di sekolah masing-masing," ucapnya.
Pengembangan konten digital juga diharapkan membuat proses belajar lebih menarik bagi peserta didik, sekaligus menunjang peningkatan kemampuan literasi dan numerasi.
Selain itu program sister school diharapkan mampu mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antarsekolah, baik di wilayah perkotaan maupun daerah yang jauh dari pusat kabupaten.
"Kami ingin menghapus stigma publik terkait sekolah unggul. Lewat peningkatan kompetensi literasi digital kami mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan di Parigi Moutong," kata dia.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026