pickleballvnz.com

Pemkab Jayawijaya imbau warga waspada kebakaran saat musim kemarau

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat mengimbau warga ANTARA News papua 5 ...

Pemkab Jayawijaya imbau warga waspada kebakaran saat musim kemarau

Jumat, 7 Agustus 2026 06:38 WIB

Image Print

Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Satpol PP Kabupaten Jayawijaya Karman diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/Yudhi Efendi

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan kebakaran pada musim kemarau saat ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Wamena menginformasikan musim kemarau melanda Papua Pegunungan secara umum dan Kabupaten Jayawijaya secara khusus, hingga akhir Agustus 2026.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Satpol PP Kabupaten Jayawijaya Karman di Wamena, Kamis, mengatakan saat ini daerah setempat memasuki puncak musim kemarau dengan suhu udara tinggi dan angin kencang sehingga warga perlu meningkatkan kewaspadaan.

“Kami dari Dinas Satpol PP Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran di lingkungan dan hutan sekitar,” katanya.

Dia meminta kerja sama masyarakat untuk pencegahan kebakaran saat musim kemarau, di antaranya dengan tidak membuang puntung rokok secara sembarangan, terutama di semak-semak atau rumput kering.

“Tentu dengan kesalahan sekecil apa pun di rumput yang kering dapat menyebabkan kebakaran luas sehingga menyebabkan warga menjadi korban,” ujarnya.

Dia mengingatkan warga Jayawijaya tidak membakar sampah secara sembarangan, tanpa pengawasan.

“Saat ini di Papua Pegunungan, khususnya Jayawijaya musim kemarau yang disertai angin kencang dapat dengan cepat memperluas kobaran api dari tempat pembakaran sampah,” katanya.

Dia juga meminta warga mengecek instalasi listrik di rumah masing-masing dan menghindari penggunaan stopkontak yang bertumpuk secara berlebihan untuk mencegah korsleting.

Selain itu, warga memastikan kompor dan regulator gas dalam kondisi aman dan mematikan total setelah selesai memasak atau sebelum meninggalkan rumah.

Selain itu, katanya, membersihkan lahan atau pekarangan rumah dari tumpukan sampah dan ilalang kering.

Pewarta : Yudhi Efendi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026