pickleballvnz.com

Pemkab Batang pastikan MPLS siswa baru tanpa perpeloncoan

Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memastikan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada peserta didik baru berlangsung secara aman, nyaman, dan tanpa unsur ANTARA News jateng peristiwa ...

Pemkab Batang pastikan MPLS siswa baru tanpa perpeloncoan

Selasa, 14 Juli 2026 07:39 WIB

Image Print

Para peserta didik baru sekolah dasar di Batang sedang mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Batang, Senin (13/7/2026). (ANTARA/Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memastikan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada peserta didik baru berlangsung secara aman, nyaman, dan tanpa unsur kekerasan maupun perploncoan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo di Batang, Senin, mengatakan bahwa praktik perploncoan yang sering membebani fisik dan mental siswa sudah tidak lagi mendapat tempat di dunia pendidikan.

"Oleh karena itu, kami pastikan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran Baru 2026/2027 berlangsung aman dan nyaman," katanya.

Ia mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menghilangkan budaya senioritas yang tidak relevan dalam proses adaptasi siswa baru.

"Kami sudah menginstruksikan kepada seluruh sekolah agar MPLS benar-benar dimaknai sebagai masa perkenalan bukan ajang pembuktian kemampuan fisik. Kami sudah menekankan larangan ini akan terus dikawal," katanya.

Menurut dia, esensi MPLS adalah untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, fasilitas, serta tata tertib yang berlaku, tanpa adanya beban tugas fisik yang memberatkan.

Pemkab, kata dia, telah mewajibkan setiap sekolah untuk merancang kegiatan yang edukatif dan ramah anak, guna memberikan kesan positif bagi siswa yang baru menjejakkan kaki di lingkungan pendidikan yang lebih tinggi.

Tak hanya fokus pada pelarangan tindak kekerasan, Dinas Pendidikan juga mendorong para guru dan kepala sekolah untuk proaktif mendata kondisi kesehatan siswa.

"Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi mengingat aktivitas ringan seperti upacara bendera atau latihan baris-berbaris pun memiliki risiko tersendiri bagi siswa dengan kondisi fisik tertentu," katanya.

Pewarta: Kutnadi
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.