Pemkab Batang meningkatkan kapasitas tim reaksi cepat penanganan bencana
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Jawa Tengah, meningkatkan kapasitas personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam ANTARA News jateng peristiwa ...
Pemkab Batang meningkatkan kapasitas tim reaksi cepat penanganan bencana
Jumat, 28 Agustus 2026 12:41 WIB
Penjabat Sekretaris Daerah Sri Purwaningsih bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Batang Wawan Nurdiansyah dalam pertemuan pembekalan pada tim reaksi cepat penanganan bencana di Batang, Kamis )(28/8/2026). (ANTARA/HO-Humas Kabupaten Batang)
Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Jawa Tengah, meningkatkan kapasitas personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi situasi darurat bencana.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Batang Sri Purwaningsih di Batang, Jumat, mengatakan anggota TRC-PB harus menyiapkan diri dalam penanggulangan bencana daerah, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun potensi bencana lainnya.
"Anggota Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana harus sudah siap sedia manakala diterjunkan dalam penanganan bencana," katanya.
Menurut dia, pemerintah daerah (pemda) juga akan mengkaji kebutuhan peralatan kebencanaan yang diusulkan oleh anggota TRC PB.
"Kebutuhan dan usulan kami rekap sehingga akan muncul nominal kira-kira nanti kemampuan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) apakah bisa memenuhi item-item tersebut dan prioritas mudah-mudahan bisa terealisasi," katanya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Wawan Nurdiansyah mengatakan pemerintah telah menetapkan daerah ini termasuk wilayah siaga kekeringan.
"Pak Bupati sudah menandatangani SK (Surat Keputusan) penetapan status siaga kekeringan pada 31 Juli 2026. Oleh karena itu warga dihimbau menghemat penggunaan air bersih dan waspada terhadap ancaman kekeringan akibat musim kemarau," katanya.
Personel Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana dibekali tentang manajemen operasi penanganan darurat bencana, kaji cepat, hingga kesiapsiagaan anggota TRC dalam penanganan kebencanaan dan pentingnya komunikasi penggunaan Handy Talky (HT) saat terjadi bencana.
"Kami berharap melalui kegiatan ini terbentuknya anggota TRC yang cepat, tepat, terampil, disiplin, solid, profesional, mampu bekerja lintas sektor dan berorientasi pada keselamatan masyarakat," kata Wawan Nurdiansyah.
Baca juga: Polresta Batang optimalkan potensi sektor pertanian lokal dukung ketahanan pangan
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.