pickleballvnz.com

Pemkab Bantul mencatat capaian imunisasi dasar bayi 54,43 persen

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat capaian imunisasi dasar bayi sebesar 54,43 persen pada ANTARA News jogja 25 ...

Pemkab Bantul mencatat capaian imunisasi dasar bayi 54,43 persen

Kamis, 3 September 2026 20:50 WIB

Image Print

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Agus Tri Widiyantara menghadiri acara di Rumah Dinas Wakil Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (31/7/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat capaian imunisasi dasar bayi sebesar 54,43 persen pada 2026.

Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara di Bantul, Kamis, mengatakan pelaksanaan imunisasi masih menghadapi tantangan berupa sebagian orang tua yang menolak atau menunda imunisasi karena persoalan keyakinan, kehalalan vaksin, hingga kekhawatiran terhadap efek samping.

"Penolakan terjadi karena masalah keyakinan, kehalalan vaksin, dan takut adanya efek samping setelah divaksin seperti demam," katanya.

Ia menyebut, Dinkes Bantul telah melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan dan manfaat vaksin, termasuk memberikan pemahaman bahwa munculnya reaksi seperti demam setelah vaksinasi merupakan hal yang wajar.

"Efek samping vaksin merupakan hal yang wajar timbul setelah vaksinasi, yang menandakan vaksin tersebut bekerja di dalam tubuh," ujarnya.

Menurut dia, vaksinasi penting dilakukan, khususnya untuk menghindarkan bayi dari penyakit campak yang tercatat sebanyak 127 kasus sepanjang 2026.

"Sepanjang 2026, terdapat 127 kasus campak yang ditemukan, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 21 kasus," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans, Imunisasi, dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Bantul Elina Chrisniati mengatakan capaian 54,43 persen tersebut masih berada di bawah target September yang ditetapkan sebesar 63,3 persen.

"Data (capaian) ini masih sementara karena belum divalidasi bersama seluruh puskesmas," katanya.

Ia menyebut imunisasi dasar bayi meliputi Hepatitis B, BCG, Polio, DPT-HB-Hib, dan Campak/MR dengan sasaran sebanyak 8.456 bayi pada 2026.

"Validasi data imunisasi akan dilakukan pada akhir tahun. Kami masih menunggu hasil validasi untuk mendapatkan gambaran capaian imunisasi dasar bayi secara definitif," ujarnya.

Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, Dinkes Bantul mendorong masyarakat yang memiliki bayi agar segera memberikan imunisasi dasar sehingga anak terlindungi dari ancaman penyakit.

"Kami dorong Puskesmas dan juga kader Posyandu untuk proaktif mengajak orang tua bayi menjalani imunisasi dasar lengkap untuk memastikan anak terlindungi dari ancaman penyakit," katanya.

Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026