Pemkab Bangka Tengah kendalikan populasi kucing melalui kastrasi - ANTARA News Bangka Belitung
Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, mengendalikan populasi kucing dan meningkatkan kesehatan hewan peliharaan melalui layanan kastrasi gratis dilaksanakan Pusat...
Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, mengendalikan populasi kucing dan meningkatkan kesehatan hewan peliharaan melalui layanan kastrasi gratis dilaksanakan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Lubuk Besar.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah Dian Akbarini di Lubuk Besar, Selasa, mengatakan layanan Operation of Castration at Puskeswan (Octopus) merupakan inovasi yang telah dilaksanakan sejak 2024 dan menjadi program tahunan Puskeswan Koba, Kecamatan Lubuk Besar.
"Kegiatan kastrasi ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kesehatan hewan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perawatan hewan peliharaan," katanya.
Dalam pelaksanaan kali ini, 32 kucing didaftarkan untuk menjalani sterilisasi yang terdiri atas 25 kucing jantan dan tujuh betina.
Dia mengatakan layanan kastrasi tersebut akan diperluas agar dapat menjangkau lebih banyak pemilik hewan peliharaan. Dalam waktu dekat, kegiatan serupa akan dilaksanakan di Puskeswan Pangkalanbaru.
"Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan hewan yang disediakan pemerintah," ujarnya.
Menurut dia, kastrasi tidak hanya berkaitan dengan pengendalian perkembangbiakan kucing, tetapi juga memberikan manfaat terhadap kesehatan dan perilaku hewan.
Ia mengatakan program kastrasi tersebut menjadi bagian dari inovasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah serta rangkaian kegiatan memperingati Hari Kucing Sedunia pada Agustus.
Ia menyebutkan layanan kastrasi dilaksanakan Puskeswan Koba, Kecamatan Lubuk Besar kegiatan pertama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Kita berharap layanan tersebut dapat meningkatkan kesadaran pemilik hewan untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan hewan peliharaan serta mengendalikan perkembangbiakannya secara bertanggung jawab," ujarnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah M Anas Ma'ruf mengatakan sterilisasi dapat mengurangi risiko sejumlah penyakit pada kucing, di antaranya pyometra pada kucing betina dan kanker testis pada kucing jantan.
Sterilisasi juga dapat membantu mengurangi perilaku kucing berkeliaran, agresivitas, serta spraying atau kebiasaan menandai wilayah dengan urine.
"Sterilisasi atau kastrasi pada hewan, khususnya hewan peliharaan, memiliki manfaat yang luas," katanya.
Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.