pickleballvnz.com

Pemkab Bangka Tengah kembangkan enam klaster budi daya perikanan terpadu - ANTARA News Bangka Belitung

Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menargetkan pengembangan enam klaster budi daya perikanan terpadu yang tersebar di enam kecamatan, untuk memperkuat...

Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menargetkan pengembangan enam klaster budi daya perikanan terpadu yang tersebar di enam kecamatan, untuk memperkuat produksi perikanan dari hulu hingga hilir berbasis potensi desa.

Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah Imam Soehadi di Koba, Kamis, mengatakan setiap kecamatan ditargetkan memiliki sedikitnya satu desa sebagai sentra pengembangan budi daya perikanan dengan pola sister klaster.

"Kami menargetkan memiliki enam klaster di enam kecamatan dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa," katanya.

Pengembangan klaster dilakukan dengan mengoptimalkan potensi lokal di masing-masing desa, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang dinilai mampu mendukung pengembangan usaha budi daya perikanan secara berkelanjutan.

Menurut dia, konsep klaster dibangun berdasarkan karakteristik wilayah sehingga komoditas yang dikembangkan disesuaikan dengan potensi yang dimiliki setiap daerah.

"Konsep klaster berangkat dari potensi yang ada, sehingga pengembangannya disesuaikan dengan karakteristik, baik untuk ikan air tawar maupun ikan air payau," ujarnya.

Ia mengatakan, kawasan pesisir akan difokuskan untuk pengembangan budi daya ikan air payau, sedangkan desa-desa di daratan diarahkan menjadi sentra budi daya ikan air tawar.

Imam menjelaskan, program sister klaster budi daya perikanan terintegrasi saat ini terus dikembangkan secara bertahap.

Setelah diterapkan di Desa Pinang Sebatang, program tersebut mulai dikembangkan di Desa Lampur sebagai lokasi berikutnya.

"Kami mencoba mengembangkan budi daya ikan air tawar mulai dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi, pengolahan hingga pemasaran," katanya.

Pihaknya juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung keberhasilan program tersebut, termasuk menggandeng pihak swasta seperti perusahaan Arsari Tambang.

"Berkolaborasi itu sangat penting, agar pengembangan klaster perikanan dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat," kata Imam.

Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.