Pemkab Aceh Timur percepat realisasi tambahan TKD Rp1,637 miliar - ANTARA News Aceh
Aceh Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur mempercepat realisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp1,637 miliar yang digunakan untuk membangun infrastruktur di daerah tersebut. Kep...
Aceh Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur mempercepat realisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp1,637 miliar yang digunakan untuk membangun infrastruktur di daerah tersebut.
Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Aceh Timur Rizam di Aceh Timur, Sabtu, mengatakan nilai TKD tersebut diterima sesuai Keputusan Menteri Keuangan.
"TKD tersebut digunakan untuk pembangunan, di antaranya Jembatan Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Pereulak, menjadi kegiatan terbesar yang dibiayai melalui tambahan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA)," katanya.
Ia menyebutkan tambahan TKD tersebut terdiri atas tambahan DOKA sebesar Rp1,454 miliar dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp183,353 juta.
Namun, kata dia, realisasi keseluruhan tambahan TKD saat ini baru mencapai Rp90,165 juta atau sekitar 5,51 persen.
Menurut Rizam, rendahnya realisasi tersebut bukan karena kegiatan tidak berjalan, melainkan sebagian besar anggaran masih berada dalam tahapan pengadaan dan akan segera masuk ke tahap pelaksanaan.
"Untuk kegiatan yang sudah melalui proses pengadaan, tahapan selanjutnya tinggal pelaksanaan. Kegiatan terbesar di antaranya adalah pembangunan Jembatan Seumanah Jaya," kata Rizam.
Ia menjelaskan dari tambahan DOKA sebesar Rp1,454 miliar, porsi terbesar dialokasikan untuk pembangunan Jembatan Seumanah Jaya dengan anggaran mencapai sekitar Rp1,381 miliar.
Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses pengadaan. Rencananya, kontrak pekerjaan dilakukan pada pekan mendatang dengan masa pelaksanaan pekerjaan selama kurang lebih enam bulan.
Dengan dimulainya kontrak tersebut, pembangunan jembatan diharapkan dapat segera berjalan serta meningkatkan penyerapan tambahan DOKA Kabupaten Aceh Timur.
Selain pembangunan jembatan, sebagian tambahan DOKA juga dialokasikan untuk Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Timur sebesar Rp72,7 juta. Alokasi anggaran tersebut untuk pengadaan sajadah.
"Dari total tambahan DOKA Rp1,454 miliar, baru terealisasi Rp71,83 juta atau 4,54 persen. Sementara, sisanya masih dalam proses pengadaan melalui sistem pengadaan pemerintah," kata Rizam
"Sebagian besar kegiatan memang masih dalam proses pengadaan. Setelah proses itu selesai dan kegiatan dikontrakkan, maka tinggal masuk ke tahap pelaksanaan," katanya.
Sedangkan tambahan DBHCHT Rp183,35 juta juga telah dialokasikan ke sejumlah organisasi perangkat daerah untuk mendukung beberapa kegiatan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Aceh Timur mendapat alokasi dengan realisasi Rp18,3 juta atau 10 persen.
Selain Satpol PP, dana DBHCHT juga dialokasikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur sebesar Rp73 juta. Dana tersebut untuk pengadaan mebel lima puskesmas.
Kemudian, Dinas Perkebunan kabupaten Aceh Timur mendapat alokasi Rp91,6 juta untuk berbagai kegiatan, di antaranya budi daya kakao dan lainnya.
Rizam mengatakan seluruh kegiatan tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. BPKD terus memantau perkembangan pelaksanaan anggaran, terutama terhadap kegiatan yang kini telah memasuki proses pengadaan dan persiapan kontrak.
"Dengan tambahan tersebut, Pemkab Aceh Timur menargetkan seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan hingga akhir tahun 2026," kata Rizam.
Pewarta: Hayaturrahmah
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.