Pemerintah ukur keberhasilan adopsi AI dari manfaatnya bagi masyarakat
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan bahwa pemerintah mengukur keberhasilan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam penyelenggaraan pel...
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan bahwa pemerintah mengukur keberhasilan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam penyelenggaraan pelayanan publik dari peningkatan kualitas pelayanan dan manfaat nyatanya bagi masyarakat.
"Ukuran keberhasilan tersebut adalah layanan yang lebih baik, keputusan yang lebih baik, akses yang lebih adil, dan martabat yang lebih besar dalam cara masyarakat berinteraksi dengan negara," katanya dalam acara AI Incubation for Public Sector Demo Day 2026 di Jakarta Pusat, Selasa.
Nezar mengemukakan bahwa penerapan solusi berbasis AI bisa membantu memudahkan dan mengefisienkan penyelenggaraan pelayanan publik di Indonesia, yang memiliki banyak pulau dan daerah dengan kebutuhan yang berbeda-beda.
Guna membantu mengoptimalkan penyelenggaraan pelayanan publik, menurut dia, pengembang perlu menghadirkan solusi yang sesuai dengan kondisi daerah serta kebutuhan dan literasi warganya.
"Solusi yang berhasil di satu lingkungan mungkin tidak akan berhasil di lingkungan lain tanpa adaptasi yang cermat," kata Nezar.
"Adopsi saja tidak cukup, adaptasi adalah hal yang terpenting. AI harus sesuai dengan bahasa lokal, norma lokal, data lokal, dan pola kebutuhan lokal," ia menambahkan.
Nezar juga menekankan pentingnya pelindungan dan pengamanan data dalam pemanfaatan solusi teknologi digital untuk mendukung penyelenggaraan publik yang terpercaya.
"Janji AI sangat signifikan, tetapi janji saja bukanlah nilai publik. Nilai publik muncul ketika teknologi memenuhi kebutuhan manusia yang nyata, didukung oleh lembaga yang kompeten, diatur oleh perlindungan yang jelas, dan dibentuk melalui kolaborasi," demikian Nezar Patria.
Baca juga: Wamenkomdigi: IKN dirancang jadi lab layanan publik berbasis AI
Baca juga: Pemerintah manfaatkan AI untuk percepat digitalisasi layanan publik
Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.