Pemerintah Dubai Ganti Sebutan Ibu Rumah Tangga Jadi Pembentuk Generasi, Ini Alasannya
Home Life Cultured ...
Pemerintah Dubai Ganti Sebutan Ibu Rumah Tangga Jadi "Pembentuk Generasi", Apresiasi Peran Luar Biasa Ibu
Nadya Quamila | Beautynesia
Kamis, 24 Sep 2026 10:00 WIB
Pemerintah Dubai Ganti Sebutan Ibu Rumah Tangga Jadi Pembentuk Generasi, Ini Alasannya/Foto: pexels.com/Ketut Subiyanto
Putra Mahkota Dubai Sheikh Hamdan Bin Mohammed Bin Rashid Al Maktoum memberi instruksi pada Otoritas Pengembangan Masyarakat Dubai (Community Development Authority) untuk mengganti istilah "ibu rumah tangga" menjadi "generation shaper" atau pembentuk generasi di KTP warga. Inisiatif ini diluncurkan bertepatan pada perayaan Hari Ibu di Dubai pada Maret lalu.
Langkah dari Sheikh Hamdan ini bertujuan untuk menghormati peran luar biasa para ibu dalam membentuk keluarga, komunitas, dan tatanan masyarakat yang lebih luas. Melalui pengenalan istilah "Pembentuk Generasi", inisiatif ini mendorong masyarakat untuk mengubah cara pandang terhadap peran seorang ibu. Bukan hanya peran domestik, seorang ibu juga berkontribusi aktif dalam pembangunan sebuah bangsa.
Melalui media sosial X, Sheikh Hamdan menyoroti peran fundamental seorang ibu. Ia menggambarkan sosok ibu sebagai "sekolah pertama" bagi anak-anak untuk mempelajari nilai-nilai kehidupan yang penting, mulai dari tanggung jawab hingga jati diri. Ia menegaskan bahwa pelajaran-pelajaran awal ini berperan penting dalam membangun masyarakat yang kuat dan harmonis.
"Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya, tempat di mana anak-anak belajar tentang rasa memiliki, tanggung jawab, dan nilai-nilai yang membentuk bangsa yang tangguh.
Hari ini, dalam rangka memperingati Hari Ibu, kami telah menginstruksikan Otoritas Pengembangan Masyarakat untuk menggunakan sebutan "Pembentuk Generasi" alih-alih "ibu rumah tangga", sebagai bentuk pengakuan atas peran yang sesungguhnya tidak dapat digambarkan sepenuhnya oleh kata-kata atau gelar apa pun. Kepada seluruh ibu... Terima kasih. Kalian adalah fondasi dari segala kebaikan. Selamat Hari Ibu," tulis Sheikh Hamdan di akun X miliknya, @HamdanMohammed, Maret 2026 lalu.
Dilansir dari Gulf Today, penggantian sebutan ini memiliki makna budaya dan sosial yang mendalam. Langkah ini mengakui bahwa para ibu yang mencurahkan waktunya untuk membesarkan anak-anak sesungguhnya sedang membentuk generasi masa depan yang memberikan dampak terhadap pendidikan, nilai-nilai, dan ketahanan masyarakat dengan pengaruh yang melampaui lingkup rumah tangga.
Perubahan ini diharapkan tercermin dalam komunikasi resmi dan program-program sosial di bawah Community Development Authority, serta menjadi preseden bagi cara peran pengasuhan didefinisikan dan dihargai di Uni Emirat Arab.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi
- 4 Rekomendasi Film Indonesia yang Bisa Ditonton untuk Menemani Perayaan Hari Ibu
- Pentingnya Interseksionalitas dan Kepemimpinan Inklusif di Tempat Kerja untuk Perempuan
- Ima Keithel, Pasar Unik di India yang Seluruh Pedagangnya adalah Perempuan
(naq/naq)
CERITA YUK!
Theme of The Month :
Theme of The Month :
Theme of The Month :
Theme of The Month :
Theme of The Month :
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.