Pelindo Multi Terminal catat peningkatan bongkar muat curah kering - ANTARA News Sumatera Utara
Medan (ANTARA) - PT Pelindo Multi Terminal yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, mencatat peningkatan arus bongkar muat komoditas curah kering selama Semester I Tahun 2026. Branch Manager P...
Medan (ANTARA) - PT Pelindo Multi Terminal yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, mencatat peningkatan arus bongkar muat komoditas curah kering selama Semester I Tahun 2026.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Belawan, Khoiruddin Lubis, di Medan, Kamis, mengatakan, hingga akhir Juni 2026, total arus curah kering yang dilayani mencapai 2,95 juta ton, meningkat sekitar 7,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,74 juta ton.
Sepanjang Semester I 2026, Pelabuhan Belawan melayani berbagai komoditas unggulan untuk curah kering, di antaranya komoditas bahan pakan ternak, bungkil kedele, semen, hingga batubara.
Kinerja tersebut turut didukung produktivitas pelayanan curah kering yang mencapai 3.517 ton/ship/day, melalui optimalisasi proses operasional, pemanfaatan fasilitas pelabuhan, serta koordinasi yang berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan.
Ia mengatakan bahwa peningkatan arus curah kering menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan operasional.
"Kami akan terus melakukan berbagai upaya pengembangan layanan melalui optimalisasi operasional, peningkatan produktivitas, penguatan koordinasi dengan pengguna jasa, serta penerapan aspek keselamatan kerja agar pelayanan yang diberikan semakin efektif, aman, dan andal," ujarnya.
Ia menambahkan, perusahaan akan terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan layanan dan kinerja secara berkelanjutan, baik melalui peningkatan produktivitas operasional, penguatan kompetensi sumber daya manusia, maupun penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan.
Pewarta: Juraidi
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.