Pejabat di Bekasi diminta tak tutup kolom komentar
Kota Bekasi (ANTARA) - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta seluruh kepala perangkat daerah, camat, dan lurah tidak menutup kolom komentar media sosial agar masyarakat tetap memiliki ruang menyampaikan kritik ...
Kota Bekasi (ANTARA) - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta seluruh kepala perangkat daerah, camat, dan lurah tidak menutup kolom komentar media sosial agar masyarakat tetap memiliki ruang menyampaikan kritik dan masukan terhadap pelayanan publik.
Usai melantik pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Jumat, Tri mengatakan keterbukaan terhadap kritik menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang transparan, responsif, dan akuntabel.
"Biarkan masyarakat menyampaikan kritik dan saran yang membangun. Gerak langkah kita dipantau publik sehingga keterbukaan menjadi bagian dari akuntabilitas pelayanan," katanya.
Ia juga mengingatkan para kepala perangkat daerah agar tidak gagap teknologi dan memanfaatkan media sosial serta teknologi informasi sebagai sarana mempercepat komunikasi dan penyelesaian persoalan masyarakat.
"Lurah, camat, kepala dinas jangan sampai gaptek. Manfaatkan teknologi untuk mendengar aspirasi masyarakat sekaligus memberikan pelayanan yang cepat," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Tri melantik 24 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi yang terdiri atas empat pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), 13 pejabat administrator (eselon III), dan tujuh pejabat pengawas (eselon IV).
Menurut dia, pelantikan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk memperkuat kualitas pelayanan publik.
Para pejabat diminta segera beradaptasi, bekerja inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengingatkan seluruh pejabat agar menjaga integritas, profesionalisme, dan amanah jabatan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Baca juga: Tepis ada intimidasi, KSP pastikan pemerintah terbuka terhadap kritik
Baca juga: Irwasum tegaskan Polri terbuka atas kritik dan siap diawasi
Baca juga: Ketua MPR: Saya terbuka untuk dialog dan menerima kritik
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.