pickleballvnz.com

PBSI: Keberlanjutan regenerasi dan konsistensi atlet harus dijaga untuk Olimpiade AS

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Muhammad Fadil Imran menegaskan pentingnya menjaga konsistensi prestasi dan keberlanjutan regenerasi ANTARA News jateng olahraga ...

PBSI: Keberlanjutan regenerasi dan konsistensi atlet harus dijaga untuk Olimpiade AS

Minggu, 18 Oktober 2026 19:49 WIB

Image Print

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Muhammad Fadil Imran didampingi Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin dan Ketua Pengkab PBSI Kudus Yuni Kartika di GOR PB Djarum Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (18/10/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

Kudus (ANTARA) - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Muhammad Fadil Imran menegaskan pentingnya menjaga konsistensi prestasi dan keberlanjutan regenerasi atlet bulu tangkis Indonesia sebagai persiapan menghadapi Olimpiade Los Angeles 2028 di Amerika Serikat.

"Tentunya pencapaian dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi, bukan alasan untuk berpuas diri," ujarnya saat menghadiri Upacara Penyerahan Penghargaan (UPP) bagi para pemenang Festival SenengMinton 2026 di GOR PB Djarum Kudus, Minggu.

Menurut dia atlet tidak boleh cepat puas setelah di ajang Asian Games berhasil meraih medali, baik emas, perunggu, maupun perak.

Para atlet, kata Fadil, perlu mempersiapkan diri secara matang dan menjaga konsistensi penampilan agar mampu bersaing di ajang internasional, terutama Olimpiade Los Angeles 2028, California, Amerika Serikat.

Ia menilai keberhasilan bulu tangkis Indonesia tidak terlepas dari kerja bersama seluruh elemen, mulai dari atlet, pelatih, klub, pengurus provinsi, hingga berbagai pihak yang mendukung ekosistem pembinaan bulu tangkis nasional.

Fadil secara khusus mengapresiasi kontribusi PB Djarum dalam pembinaan atlet yang selama ini menjadi bagian penting dari upaya melahirkan pemain-pemain berprestasi untuk memperkuat tim nasional.

"Saya ingin memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kontribusi PB Djarum dalam pembinaan bulu tangkis di Indonesia, sebagaimana kami juga menghargai peran seluruh klub yang selama ini menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet nasional," ujarnya.

Ia menegaskan PBSI akan terus memperkuat komunikasi dan menjalin dialog dengan klub-klub bulu tangkis di berbagai daerah untuk menyerap masukan sekaligus memastikan pembinaan berjalan berkesinambungan.

Menurut Fadil kunjungannya ke PB Djarum menjadi salah satu upaya membangun komunikasi langsung dengan pengurus, pelatih, dan tim pendukung yang terlibat dalam pembinaan atlet.

"PBSI adalah rumah besar kita bersama. Tidak ada klub yang ingin saya istimewakan. Semua punya peran dalam membangun prestasi Indonesia," ujarnya.

Fadil juga mengaku bangga dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar PB Djarum yang dikenal memiliki fasilitas pembinaan bulu tangkis yang lengkap.

Selain capaian di level senior, dia menyambut positif prestasi atlet Indonesia pada Kejuaraan Dunia Junior yang berhasil meraih dua gelar juara dunia dari nomor tunggal putra dan ganda campuran. Terjadinya final sesama pemain Indonesia di nomor tunggal putra juga dinilai menjadi sinyal positif bagi regenerasi atlet nasional.

Meski demikian, dia mengingatkan bahwa keberhasilan di tingkat junior harus diikuti pembinaan berkelanjutan agar para pemain mampu mempertahankan performa ketika memasuki level senior.

"Ini juga memperlihatkan pentingnya pembinaan klub dan daerah. Tugas PBSI adalah memastikan talenta-talenta ini terus berkembang hingga mampu bersaing di level senior," ujarnya.

Ia menambahkan pengalaman menunjukkan bahwa sejumlah pemain yang tampil cemerlang di tingkat junior belum tentu mampu mempertahankan prestasi ketika beralih ke level senior. Karena itu, PBSI perlu memastikan proses transisi tersebut berjalan dengan baik melalui pembinaan yang terarah dan konsisten.

Dengan memperkuat regenerasi, menjaga kualitas pembinaan klub, serta meningkatkan konsistensi atlet, PBSI berharap Indonesia dapat terus mempertahankan daya saing bulu tangkis dunia sekaligus menyiapkan atlet terbaik menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Baca juga: Bupati Kudus ajak warga hemat air

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.