pickleballvnz.com

Pajak Mobil Bisa Beda Meski Modelnya Sama, Ini 6 Faktor Penentunya

 Otomotif Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37 WIB Jakarta, VIVA- Besaran pajak ...

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Jakarta, VIVA- Besaran pajak mobil yang harus dibayar setiap tahun ternyata tidak hanya ditentukan oleh harga kendaraan. Ada sejumlah faktor lain yang ikut memengaruhi nominal tagihan, mulai dari jenis mobil, jumlah kendaraan yang dimiliki, wilayah tempat kendaraan terdaftar, hingga ketepatan waktu pembayaran.

Baca Juga

Hal ini perlu dipahami pemilik kendaraan agar bisa menyiapkan anggaran tahunan dengan lebih baik. Sebab, meski sama-sama memiliki mobil dengan model dan tahun produksi serupa, jumlah pajak yang dibayarkan belum tentu sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir VIVA, Minggu (18/10/2026), pajak kendaraan bermotor (PKB) merupakan salah satu komponen utama dalam tagihan tahunan. Selain itu, pemilik kendaraan juga perlu memperhitungkan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) serta komponen lain yang berlaku sesuai ketentuan.

Baca Juga

Lantas, apa saja yang membuat pajak mobil seseorang bisa lebih mahal dibandingkan kendaraan lainnya?

1. Harga Kendaraan Jadi Penentu Utama

Baca Juga

Salah satu faktor yang memengaruhi besaran pajak adalah Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Nilai ini menjadi dasar penghitungan pajak dan ditetapkan pemerintah berdasarkan nilai jual kendaraan yang berlaku sebagai acuan perpajakan.

Secara umum, mobil dengan nilai jual lebih tinggi cenderung memiliki dasar pengenaan pajak yang lebih besar. Perbedaan tipe dan varian juga bisa memengaruhi nilai tersebut, meskipun model mobilnya sama.

Tahun produksi turut menjadi pertimbangan dalam penetapan nilai kendaraan. Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya menghitung harga beli mobil, tetapi juga memperkirakan biaya pajak yang harus dibayarkan setelah kendaraan dimiliki.

2. Bobot Kendaraan Ikut Berpengaruh

Selain nilai jual, bobot kendaraan juga menjadi bagian dari perhitungan pajak. Dalam konteks perpajakan, bobot bukan sekadar angka berat mobil, melainkan koefisien yang mencerminkan dampak kendaraan terhadap kerusakan jalan dan pencemaran lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pertimbangannya adalah tekanan gandar, yang berkaitan dengan konfigurasi roda dan sumbu kendaraan serta berat yang ditanggungnya.

Faktor ini membuat kendaraan dengan nilai jual serupa belum tentu memiliki dasar pengenaan pajak yang sama. Karakteristik kendaraan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan besaran pajaknya.

Halaman Selanjutnya

3. Punya Mobil Lebih dari Satu Bisa Kena Pajak Progresif