Otoritas Pakistan Mulai Selidiki Kebakaran Rumah Sakit yang Tewaskan 14 Bayi
AKURAT.CO Otoritas Pakistan mulai menyelidiki kebakaran mematikan di sebuah rumah sakit di Islamabad yang menewaskan 14 bayi baru lahir di ruang perawatan bayi pada Rabu.Kebakaran terjadi di Pakistan Institute ...
AKURAT.CO Otoritas Pakistan mulai menyelidiki kebakaran mematikan di sebuah rumah sakit di Islamabad yang menewaskan 14 bayi baru lahir di ruang perawatan bayi pada Rabu.
Kebakaran terjadi di Pakistan Institute of Medical Sciences (PIMS) dan menyebar dengan sangat cepat. Dua dokter, dua perawat, serta sejumlah staf rumah sakit yang berada di lokasi hanya berhasil menyelamatkan satu dari 15 bayi yang berada di ruang tersebut.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif membentuk komite khusus untuk menyelidiki insiden tersebut. Komite dipimpin mantan sekretaris federal Shahid Khan.
Tim investigasi mulai meminta keterangan dari staf rumah sakit, saksi mata, serta keluarga korban. Pemerintah meminta rekomendasi awal disampaikan kepada Sharif dalam waktu 72 jam, sementara laporan lengkap ditargetkan selesai dalam enam hari.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Penyebab kebakaran masih menjadi fokus utama penyelidikan.
Pejabat rumah sakit dan pemerintah distrik sebelumnya mengatakan kebakaran diduga dipicu oleh ledakan unit pendingin udara atau AC.
Namun, laporan awal dari pihak rumah sakit memberikan versi berbeda. Rumah sakit menyebut kebakaran bermula dari ledakan yang melibatkan nebulizer, sebelum api menyebar hanya dalam hitungan menit.
Konsentrasi oksigen yang tinggi di ruang perawatan bayi disebut membuat api berkembang dengan sangat cepat.
Meski demikian, komite investigasi belum menarik kesimpulan sendiri. Pemerintah kota mengatakan tim tersebut akan melakukan penyelidikan secara independen untuk menentukan penyebab kebakaran.
Sistem Keselamatan Rumah Sakit Dievaluasi
Tragedi tersebut mendorong pemerintah Pakistan memerintahkan evaluasi lebih luas terhadap sistem keselamatan kebakaran dan peralatan pemadam di rumah sakit.
Di Provinsi Punjab, wilayah terpadat di Pakistan, pemerintah menginstruksikan departemen kesehatan untuk segera memeriksa sistem keselamatan kebakaran serta fasilitas tanggap darurat di berbagai rumah sakit.