Operasi kereta Daop 2 kembali normal pascagempa meski telat 9-60 menit - ANTARA News Jawa Barat
Bandung (ANTARA) - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mengungkapkan perjalanan kereta api telah kembali beroperasi normal pascapemeriksaan menyeluruh prasarana perkeretaapian akibat gempa bumi Pangandaran, ...
Bandung (ANTARA) - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mengungkapkan perjalanan kereta api telah kembali beroperasi normal pascapemeriksaan menyeluruh prasarana perkeretaapian akibat gempa bumi Pangandaran, Kamis (6/8) malam, walau masih ada kereta yang mengalami keterlambatan antara 9-60 menit.
Daop 2 memastikan seluruh jaringan prasarana perkeretaapian aman, dengan inspeksi detail yang melibatkan petugas prasarana di sepanjang jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, hingga sistem persinyalan mengonfirmasi tidak ditemukannya kerusakan struktural maupun gangguan infrastruktur operasional.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo di Bandung, Kamis, menegaskan bahwa langkah penghentian sementara (berhenti luar biasa) yang sempat diberlakukan Rabu (5/8) malam merupakan prosedur standar operasional keselamatan yang tidak dapat ditawar.
"Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Setelah gempa terjadi, seluruh petugas prasarana bergerak cepat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap seluruh aset operasional. Hasilnya, seluruh prasarana baik itu jalur rel, jembatan, dan terowongan maupun infrastruktur operasional KA dinyatakan aman dan tidak ditemukan kerusakan," jelasnya.
Karena itu, lanjutnya, perjalanan kereta api dapat kembali dilanjutkan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.
Respons cepat penanganan di lapangan berhasil menekan dampak keterlambatan perjalanan kereta api, sehingga kelambatan jadwal dapat diminimalkan dalam rentang 9 hingga 60 menit.
Tercatat delapan perjalanan kereta api yang sempat tertahan dengan rincian durasi keterlambatan meliputi:
KA (306) Parcel Selatan: 9 menit
KA (292) Kutojaya Selatan: 22 menit
KA (PLB 287A) Serayu: 24 menit
KA (PLB 80B) Lodaya: 26 menit
KA (72) Mutiara Selatan: 29 menit
KA (274) Kahuripan: 29 menit
KA (350) Commuter Line Garut: 38 menit
KA (300) Cikuray: 60 menit
Atas penyesuaian operasional tersebut, manajemen KAI Daop 2 Bandung menyampaikan apresiasi atas kesabaran para pengguna jasa serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Penghentian sementara perjalanan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab KAI dalam memastikan seluruh prasarana benar-benar aman sebelum kereta api kembali dijalankan. Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api tidak dapat ditawar," ucap Kuswardojo.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Operasi kereta Daop 2 kemabli normal pascagempa walau telat 9-60 menit
Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.