OpenAI utamakan aspek keamanan dalam pengembangan model AI
Perusahaan riset dan pengembangan kecerdasan buatan OpenAI mengutamakan aspek keamanan dalam mengembangkan model-model kecerdasan artifisial atau akal imitasi ANTARA News jogja 18 ...
OpenAI utamakan aspek keamanan dalam pengembangan model AI
Rabu, 30 September 2026 22:00 WIB
Head of Policy Southeast Asia OpenAI Sandy Kunvatanagarn menyampaikan pemaparan dalam acara diskusi di Jakarta, Rabu (30/9/2026). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan riset dan pengembangan kecerdasan buatan OpenAI mengutamakan aspek keamanan dalam mengembangkan model-model kecerdasan artifisial atau akal imitasi (AI) seiring dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap risiko yang dapat ditimbulkan oleh teknologi tersebut.
Sejumlah pemimpin perusahaan teknologi global telah menyampaikan perlunya memperlambat pengembangan AI karena peningkatan risikonya dinilai mengkhawatirkan.
"Aspek keamanan dibangun dalam setiap tahapan, mulai dari bagaimana kami melatih model AI, tahap pasca-pelatihan, hingga mengembangkan berbagai perlengkapan dan produk yang dibangun di atas model tersebut," katanya.
OpenAI juga menyampaikan laporan dan membuka informasi untuk membantu para peneliti serta institusi lain memahami kemampuan serta keterbatasan model AI yang dikembangkan.
Selain itu, perusahaan menjadikan masukan dari masyarakat sebagai pendukung dalam proses evaluasi dan pengembangan AI.
Sebagai contoh, perusahaan menggunakan masukan dari komunitas untuk menyempurnakan aspek keamanan saat mengembangkan produk yang ditujukan bagi anak-anak dan remaja.
Sandy mengatakan bahwa interaksi dengan komunitas, termasuk komunitas orang tua, dapat memberikan gambaran mengenai kekhawatiran masyarakat terhadap penggunaan AI.
"Semua itu untuk mengatakan bahwa kemampuan model-model (AI) ini meningkat sangat cepat, dan kami secara real time menyempurnakan pendekatan keamanan kami," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: OpenAI utamakan aspek keamanan dalam pengembangan model AI
Pewarta : Farhan Arda Nugraha
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026