OJK Papua edukasi pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 kelola keuangan secara bijak
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua gencar memberikan edukasi pengelolaan keuangan kepada para pelajar khususnya di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 75 sebagai bagian dari ANTARA News papua 5 ...
OJK Papua edukasi pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 kelola keuangan secara bijak
Jumat, 28 Agustus 2026 08:01 WIB
Anak-anak Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 Jayapura saat mendapatkan edukasi dari OJK dan LJL bertempat Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 Jayapura, Papua, Kamis (27/8) (ANTARA/HO- OJK Papua)
Jayapura (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua gencar memberikan edukasi pengelolaan keuangan kepada para pelajar khususnya di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 75 sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak usia dini.
Kepala OJK Provinsi Papua Fatwa Aulia di Jayapura, Kamis, mengatakan pemahaman keuangan sudah sangat perlu diberikan kepada pelajar agar mampu mengatur dan menggunakan uang secara tepat serta memahami manfaat menabung.
“Melalui kegiatan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Puncak Bulan Literasi Keuangan (BLK) di mana kami berharap para pelajar khususnya di Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 dapat membangun kebiasaan menabung sejak dini," katanya usai kegiatan HIM dan BLK bertempat Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 Jayapura.
Menurut Aulia, penguatan literasi keuangan kepada Pelajar merupakan langkah penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas dan mandiri secara finansial.
"Kegiatan HIM 2026 dilaksanakan melalui seremonial pembukaan rekening yakni Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) bagi peserta sebagai bentuk penguatan budaya menabung," ujar dia.
Dia menjelaskan apalagi kegiatan tersebut pihaknya kolaborasi bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) sehingga dalam penyampaian materi mengenai pengelolaan keuangan, pengenalan produk dan layanan jasa keuangan, serta pemanfaatan layanan keuangan dapat lebih di pahami.
"Semakin banyak anak-anak yang memahami pentingnya pengelolaan keuangan, serta mampu memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara bijak dan aman maka meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko keuangan digital, termasuk penipuan dan penggunaan layanan keuangan yang tidak bijak," katanya.
Untuk itu literasi keuangan sejak dini menjadi salah satu fondasi dalam membentuk generasi muda yang mandiri dan memiliki kecakapan dalam mengambil keputusan keuangan, katanya menambahkan.
"Kami akan terus menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan industri jasa keuangan untuk memperluas edukasi kepada masyarakat, khususnya kelompok pelajar," ujar dia.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026