pickleballvnz.com

OJK mencatat pembiayaan bank syariah Ciayumajakuning tumbuh 15,15 persen - ANTARA News Jawa Barat

Cirebon (ANTARA) - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, Jawa Barat, mencatat pembiayaan yang disalurkan kantor cabang Bank Umum Syariah di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajak...

Cirebon (ANTARA) - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, Jawa Barat, mencatat pembiayaan yang disalurkan kantor cabang Bank Umum Syariah di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning) mencapai Rp8,15 triliun pada Triwulan II 2026 atau tumbuh 15,15 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib saat dikonfirmasi di Cirebon, Jumat, mengatakan pertumbuhan pembiayaan tersebut juga tercatat sebesar 6,17 persen secara tahun berjalan (year to date/ytd) dan 1,88 persen secara bulanan (month to month/mtm).

“Pembiayaan yang disalurkan Bank Umum Syariah mencapai Rp8,15 triliun dengan pertumbuhan 15,15 persen (yoy),” katanya.

Ia mengatakan pertumbuhan pembiayaan tersebut, menunjukkan perkembangan positif fungsi intermediasi perbankan syariah di wilayah Ciayumajakuning.

Menurut dia, secara nominal penyaluran pembiayaan Bank Umum Syariah masih didominasi pembiayaan konsumsi dengan nilai mencapai Rp6,32 triliun.

Namun dari sisi pertumbuhan, kata dia, pembiayaan investasi mencatat peningkatan paling tinggi, yakni sebesar 37,17 persen (yoy) menjadi Rp976 miliar.

Ia menyebutkan pembiayaan modal kerja juga mencatat pertumbuhan signifikan, terutama secara bulanan yang mencapai 24,56 persen menjadi Rp693 miliar.

“Pembiayaan modal kerja juga tumbuh 3,15 persen (ytd) dan menjadi pembiayaan dengan pertumbuhan tertinggi secara mtm,” ujarnya.

Agus mengatakan dari sisi penghimpunan dana, total dana pihak ketiga (DPK) Bank Umum Syariah di Ciayumajakuning meningkat 5,31 persen (yoy).

Sementara itu, lanjut dia, total aset Bank Umum Syariah tercatat Rp8,76 triliun atau meningkat 7,81 persen (yoy) dan 2,16 persen secara bulanan (mtm).

“Di tengah pertumbuhan pembiayaan tersebut, kualitas pembiayaan masih terjaga dengan rasio pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Finance (NPF) sebesar 3,04 persen,” katanya.

Ia mengatakan OJK Cirebon bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di wilayah Ciayumajakuning.

Upaya tersebut, kata dia, dilakukan melalui berbagai program edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prinsip dan produk layanan keuangan syariah serta mendorong pemanfaatannya secara lebih luas.

“Penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah diharapkan dapat memperluas akses masyarakat sekaligus mendukung pengembangan ekonomi berbasis syariah di daerah,” ujarnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: OJK catat pembiayaan bank syariah Ciayumajakuning tumbuh 15,15 persen

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.