pickleballvnz.com

OJK DIY lakukan 89 kegiatan edukasi tingkatkan literasi keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2026 hingga Agustus telah melakukan sebanyak 89 kegiatan edukasi keuangan sebagai upaya meningkatkan ANTARA News jogja 29 ...

OJK DIY lakukan 89 kegiatan edukasi tingkatkan literasi keuangan

Jumat, 4 September 2026 18:32 WIB

Image Print

Kepala OJK Daerah Istimewa Yogyakarta Eko Yunianto pada Media Gathering bersama Media Massa DIY di Purwokerto pada 3-5 September 2026. ANTARA/Hery Sidik.

Yogyakarta (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2026 hingga Agustus telah melakukan sebanyak 89 kegiatan edukasi keuangan sebagai upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat daerah tersebut.

"Sampai dengan Agustus 2026, OJK DIY telah melakukan kegiatan dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan mencapai 89 kegiatan edukasi dengan jumlah peserta mencapai 23.711 orang," kata Ketua OJK DIY Eko Yunianto dalam Media Gathering bersama Media Massa DIY di Purwokerto, Jumat.

Menurut dia, metode kegiatan edukasi keuangan yang dilakukan meliputi delapan kegiatan secara hibrid (dalam dan luar jaringan), sebanyak 77 kegiatan secara offline, dan empat kegiatan edukasi secara online atau dalam jaringan.

"Dan kegiatan edukasi ini dilakukan sudah di seluruh kabupaten kota yang ada di DIY," katanya.

Dia mengatakan, sementara kalau melihat dari sasaran edukasi yang dilakukan OJK selama delapan bulan pada 2026 itu, selain diberikan kepada pelajar mahasiswa juga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), profesi dan masyarakat umum.

"Termasuk paling terakhir kemarin kita edukasi kepada calon pengantin yang ada di Kabupaten Bantul, sebelumnya kita melakukan edukasi literasi kepada penyuluh KB, penghulu kepada mantri, dan juga kunjungan mahasiswa pelajar," katanya.

Dia mengatakan, bahkan kegiatan edukasi keuangan juga dilakukan langsung terhadap komunitas komunitas jasa keuangan di DIY, melalui penerimaan kunjungan maupun sebagai narasumber.

"Sudah banyak sekali yang datang ke kantor OJK maupun kita diundang sebagai narasumber, termasuk kepada ibu-ibu PKK, gabungan pengusaha wanita juga kita lakukan edukasi kepada berbagai komunitas tersebut," katanya.

Dia mengatakan, edukasi terus digiatkan sebagai upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, meski hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan indeks literasi keuangan DIY mencapai 76,44 persen, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 98,74 persen.

"Capaian tersebut menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya memiliki akses yang kuat terhadap layanan keuangan, tetapi juga memiliki pemahaman yang relatif baik walaupun masih ada gap sekitar 20 persen," katanya.

Pewarta : Hery Sidik
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026