Negara EU mendesak Komisi Eropa menggunakan aset beku Rusia untuk Ukraina - ANTARA News Kalimantan Selatan
Moskow (ANTARA) - Sejumlah negara Uni Eropa pada Kamis, berencana menyurati Komisi Eropa untuk mendorong kembali penggunaan aset Rusia yang dibekukan guna membiayai Ukraina. Langkah itu diambil di tengah kekhaw...
Moskow (ANTARA) - Sejumlah negara Uni Eropa pada Kamis, berencana menyurati Komisi Eropa untuk mendorong kembali penggunaan aset Rusia yang dibekukan guna membiayai Ukraina.
Langkah itu diambil di tengah kekhawatiran bahwa Kiev akan menghadapi krisis anggaran baru, menurut laporan surat kabar Financial Times, Kamis, mengutip sumber yang mengetahui isi dokumen tersebut.
Sejak dimulainya operasi khusus Rusia di Ukraina, negara-negara Uni Eropa dan G7 telah membekukan hampir separuh cadangan emas dan valuta asing Rusia, yang nilainya mencapai sekitar 300 miliar euro (sekitar Rp6,21 kuadrilliun).
Dari jumlah tersebut, lebih dari 200 miliar euro (sekitar Rp4,14 kuadriliun) disimpan di Uni Eropa, terutama dalam rekening di Euroclear, Belgia, yang merupakan salah satu sistem kliring dan penyelesaian transaksi terbesar di dunia.
Kementerian Luar Negeri Rusia berulang kali menyebut pembekuan aset Rusia di Eropa sebagai pencurian, dan menegaskan bahwa Uni Eropa tidak hanya menargetkan dana milik swasta, tetapi juga aset negara Rusia.
Menurut laporan tersebut, negara-negara Uni Eropa, termasuk Swedia, Belanda, Spanyol, dan Polandia, akan meminta Brussel untuk kembali mengupayakan penggunaan aset negara Rusia yang dibekukan untuk membiayai Ukraina di tengah kekhawatiran Kiev akan menghadapi krisis keuangan baru.
Salah satu sumber mengatakan kepada Financial Times bahwa surat yang diperkirakan dikirim pada Kamis itu merupakan desakan kepada Komisi Eropa untuk melakukan pekerjaan teknis guna memungkinkan penggunaan aset tersebut sekaligus membantu memenuhi kebutuhan anggaran Kiev.
Negara-negara penggagas surat itu juga meminta Komisi Eropa untuk menjelaskan apakah terdapat mekanisme hukum alternatif untuk mengatasi hak veto Belgia, demikian laporan tersebut.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan Moskow akan merespons jika negara-negara Barat menyita aset Rusia yang dibekukan. Lavrov menambahkan bahwa Rusia juga memiliki opsi untuk tidak mengembalikan dana milik negara-negara Barat yang disimpan di Rusia.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Negara EU desak Komisi Eropa gunakan aset beku Rusia untuk Ukraina
Pewarta: Katriana
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.