Negara dalam Bahaya, Presiden Naikkan Gaji Tentara 80% per 1 September
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Nigeria Bola Tinubu menyetujui kenaikan gaji hingga 80% bagi anggota angkatan bersenjata negara itu di tengah berbagai ancaman keamanan yang masih melanda sejumlah wilayah. Ke...
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Nigeria Bola Tinubu menyetujui kenaikan gaji hingga 80% bagi anggota angkatan bersenjata negara itu di tengah berbagai ancaman keamanan yang masih melanda sejumlah wilayah. Kebijakan tersebut diumumkan pemerintah pada Selasa (4/8/2026) dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan pasukan yang selama ini berada di garis depan menghadapi pemberontakan, aksi bandit, hingga penculikan.
Kelompok pemberontak, termasuk Boko Haram dan Islamic State West Africa Province (ISWAP), masih terus melancarkan serangan di wilayah timur laut negara tersebut. Di sisi lain, kelompok kriminal bersenjata yang dikenal secara lokal sebagai bandit beroperasi di sejumlah wilayah barat laut Nigeria.
Aksi penculikan untuk tebusan juga semakin meluas di beberapa bagian wilayah utara-tengah Nigeria. Selain itu, aparat keamanan juga harus menghadapi kekerasan berkala yang dikaitkan dengan kelompok separatis di kawasan tenggara.
Pilihan Redaksi
- Trump Kehilangan Senjata Andalan, Kepercayaan Warga AS Ambruk
- Qatar Bocorkan Update Terbaru Negosiasi AS-Iran, Dunia Bernapas Lega?
- AS "Sekarat", Perang Iran Kosongkan Gudang Senjata Pentagon
Dilansir Reuters, penasihat Presiden Nigeria, Bayo Onanuga, mengatakan skema gaji baru akan mulai berlaku pada 1 September mendatang.
Berdasarkan struktur penggajian yang baru, perwira dengan pangkat di atas kolonel, termasuk para jenderal, akan menerima kenaikan gaji sebesar 30%.
Sementara itu, personel dengan pangkat mulai dari kolonel hingga pembantu letnan akan memperoleh kenaikan gaji sebesar 50%.
Kenaikan terbesar diberikan kepada prajurit dengan pangkat paling rendah. Personel dari pangkat prajurit hingga sersan akan menerima kenaikan gaji sebesar 80%.
Menurut pernyataan Onanuga, kebijakan tersebut akan meningkatkan total anggaran gaji tahunan angkatan bersenjata Nigeria menjadi 924 miliar naira atau sekitar US$678,68 juta.
Sebelumnya, total tagihan gaji tahunan militer Nigeria berada di level 660 miliar naira.
Langkah pemerintah menaikkan gaji militer dilakukan di tengah tekanan yang terus dihadapi aparat keamanan dalam menangani berbagai kelompok bersenjata.
Selama bertahun-tahun, pemerintahan Nigeria secara berturut-turut telah berupaya menekan tingkat ketidakamanan melalui peningkatan pengerahan pasukan dan belanja militer. Namun, serangan dari kelompok-kelompok bersenjata masih terus berlanjut dan membebani aparat keamanan maupun masyarakat sipil.
Dalam pernyataannya, Tinubu menegaskan pemerintahannya akan terus menempatkan kesejahteraan prajurit sebagai prioritas.
Ia juga menyatakan pemerintah akan melanjutkan upaya modernisasi angkatan bersenjata dengan menyediakan persenjataan dan teknologi yang diperlukan untuk menghadapi berbagai ancaman keamanan yang berkembang di negara tersebut.
Tinubu mengatakan pemerintahannya akan terus memprioritaskan kesejahteraan pasukan serta memodernisasi militer Nigeria dengan senjata dan teknologi yang dibutuhkan untuk mengatasi berbagai ancaman keamanan yang dihadapi negara itu.
(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]