Menteri PKP prioritaskan rusun subsidi di kota manfaatkan aset negara - ANTARA News Gorontalo
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan, pihaknya fokus membangun rumah susun (rusun) subsidi utamanya di wilayah perkotaan, dengan memanfaatkan aset milik...
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan, pihaknya fokus membangun rumah susun (rusun) subsidi utamanya di wilayah perkotaan, dengan memanfaatkan aset milik negara.
"Sesuai arahan Pak Ketua Satgas (Perumahan) dan Bapak Presiden bahwa fokus kita adalah rumah susun subsidi di perkotaan terutama, dan terutama di aset-aset negara, utamanya yang paling banyak asetnya kereta api (KAI)," ujar Maruarar usai Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai di Jakarta, Jumat.
Ia menyampaikan pemerintah saat ini telah memperoleh sejumlah dukungan untuk mempercepat pembangunan rusun, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Astra, serta dukungan pemanfaatan lahan dari sejumlah pihak.
"Sudah ada CSR, hibah dari Astra 2.000 unit, segera di Jakarta dan di Bandung, kemudian juga kami sudah mendapatkan dukungan dari tanah Komdigi 45 hektare di Depok," katanya.
Maruarar juga menjelaskan pembangunan hunian Manggarai menjadi salah satu contoh kolaborasi pemanfaatan aset negara melalui kerja sama antara KAI dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN dalam menyediakan perumahan rakyat.
Sebelumnya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyiapkan KPR bersubsidi tenor hingga 40 tahun dan suku bunga 6 persen sampai lunas untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian vertikal terjangkau di Transit Oriented Development (TOD) Manggarai.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu usai Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai di Jakarta, Jumat mengatakan, skema pembiayaan jangka panjang tersebut dirancang untuk membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap hunian di tengah kota dengan cicilan yang lebih terjangkau dan kepastian suku bunga dalam jangka panjang.
“Memang mandat kita mengurus rumah rakyat. Skema KPR-nya ini kita coba yang 40 tahun dengan bunga 6 persen sampai lunas. Jadi bunganya tidak akan berubah,” ujar dia.
Nixon mengatakan daya tarik Hunian Manggarai terletak pada kombinasi keterjangkauan dan lokasinya yang berada di pusat kota serta dekat dengan jaringan transportasi publik. BTN akan menjaga harga hunian di proyek tersebut berada di bawah Rp600 juta.
Hunian Manggarai dikembangkan di atas lahan sekitar 2,2 hektare dan direncanakan terdiri atas delapan tower setinggi 24 lantai. Sebanyak 1.276 unit akan dibangun di Blok G dalam tiga tower, sementara Blok F akan memiliki lima tower dengan total 2.508 unit.
Keseluruhan proyek juga akan dilengkapi 150 unit retail pendukung, dengan pilihan hunian mulai dari studio tipe 28 hingga tipe 52 dengan tiga kamar tidur. Pembangunan keseluruhan proyek ditargetkan berlangsung sekitar 18 bulan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri PKP prioritaskan rusun subsidi di kota manfaatkan aset negara
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.