pickleballvnz.com

Menteri Pendidikan India mundur buntut skandal kebocoran soal ujian

Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mengundurkan diri di tengah gelombang protes nasional yang dimotori oleh para pelajar dan partai oposisi akibat skandal kebocoran soal ANTARA News jogja 22 ...

Menteri Pendidikan India mundur buntut skandal kebocoran soal ujian

Minggu, 26 Juli 2026 09:27 WIB

Image Print

Para pengunjuk rasa dari berbagai kelompok mahasiswa, dengan membawa spanduk dan bendera, menghadiri aksi protes di Kolkata untuk mendukung unjuk rasa terkait NEET yang diselenggarakan oleh 'Cockroach Janata Party' di Jantar Mantar, Delhi, serta tuntutan pengunduran diri Menteri Pendidikan India, Dharmendra Pradhan, pada 24 Juli 2026 di Kolkata, Benggala Barat, India. ANTARA/Sumit Sanyal - Anadolu Agency /pri.

Moskow (ANTARA) - Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mengundurkan diri di tengah gelombang protes nasional yang dimotori oleh para pelajar dan partai oposisi akibat skandal kebocoran soal ujian masuk perguruan tinggi kedokteran, menurut laporan Hindustan Times pada Sabtu.

Awal pekan ini, Abhijeet Dipke, pemimpin dan pendiri kelompok politik satir Cockroach Janta Party (Partai Kecoak), menegaskan bahwa aksi unjuk rasa akan terus berlanjut di seluruh penjuru negeri hingga Dharmendra Pradhan mundur dari jabatannya.

Bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan tak terhindarkan dalam gelombang protes damai tersebut. Mengutip laporan The Times of India, kerusuhan tersebut mengakibatkan sekitar 130 petugas kepolisian dan 65 pengunjuk rasa terluka.

Hindustan Time melaporkan bahwa pihak kepolisian menembakkan gas air mata ke arah pengunjuk rasa. Tindakan tersebut diambil setelah beberapa orang diduga merusak pos polisi di pintu masuk lokasi demonstrasi yang berada di kawasan Tolstoy Marg, New Delhi.

Guna merespons krisis yang memanas, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi pada pekan ini menyatakan bahwa pemerintah telah membentuk pengadilan khusus untuk mempercepat proses penyelesaian perkara (fast-track courts) untuk menyelidiki kasus kebocoran soal ujian tersebut secara menyeluruh.

Cockroach Party merupakan sebuah gerakan politik satir yang baru diluncurkan pada Mei 2026 lalu.

Gerakan tersebut dengan cepat menarik jutaan pengikut di media sosial serta mendapat dukungan dari para politisi oposisi pemerintah dan aktivis.

Akun Instagram partai satir tersebut kini memiliki lebih dari 20 juta pengikut, melampaui akun resmi partai pemerintahan yang berkuasa, Bharatiya Janata Party (BJP), dengan sekitar 9 juta pengikut.

Abhijeet Dipke diketahui baru saja kembali dari Amerika Serikat pada awal Juni untuk memimpin langsung aksi protes di New Delhi guna menuntut reformasi sistem pendidikan di India.

Menurut Hindustani Times, Dipke yang kini berusia 30 tahun sebelumnya pindah ke Amerika Serikat untuk menempuh studi pascasarjana di Universitas Boston, Massachusetts.

Akibat polemik kebocoran soal tersebut, lebih dari 10 juta siswa disebut terancam masa depannya, bahkan beberapa dilaporkan kehilangan nyawa.

The Indian Express melaporkan bahwa skandal tersebut membuat hasil ujian masuk kedokteran (National Eligibility Entrance Test/NEET) pada Mei 2026 dibatalkan. Hal itu memicu keresahan publik, bahkan dua siswa dilaporkan bunuh diri.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Pewarta : Uyu Septiyati Liman
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026