Menteri KP meminta Pasar Ikan Bintaro Mataram diperbaiki
Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono meminta kondisi kawasan di Pasar Ikan Bintaro, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), diperbaiki agar ANTARA News mataram 38 ...
Mataram (ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono meminta kondisi kawasan di Pasar Ikan Bintaro, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), diperbaiki agar pembangunan bisa seimbang dengan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
"Proses pembangunan KNMP Bintaro sudah berjalan baik, tapi kondisi pasar ikan perlu dikoreksi untuk diperbaiki lagi," kata Sakti Wahyu Trenggono, di sela memantau proyek KNMP Bintaro, di Kota Mataram, Jumat.
KNMP Bintaro dibangun dengan anggaran Rp11,9 miliar lebih, dan sepenuhnya menjadi ranah pemerintah pusat, karena semua tahapan serta proses lainnya dilaksanakan pemerintah pusat. Pemerintah Kota Mataram hanya menyiapkan lahan, dan menerima barang jadi.
Dalam kunjungan itu, Menteri KP didampingi Gubernur NTB H Lalu Muhamad Iqbal bersama Wakil Gubernur NTB Hj Indah Dhamayanti Putri, serta sejumlah jajaran pejabat terkait lainnya.
Usai peninjauan KNMP Bintaro, Menteri KP bersama rombongan langsung menuju Masjid Al Hamidah, Kebon Roek, Ampenan, Kota Mataram, untuk melaksanakan Shalat Jumat, kemudian melanjutkan perjalanan untuk agenda di kabupaten lain.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H Lalu Alwan Basri yang ditemui usai mendampingi Menteri KP Shalat Jumat mengatakan, sejumlah hal yang menjadi catatan Kementerian KP terhadap kondisi Pasar Ikan Bintaro akan menjadi atensi Pemerintah Kota Mataram.
Pasar ikan yang dibangun di bagian utara KNMP baru masuk tahap pembangunan pertama, sehingga kondisinya belum tertata rapi, begitu juga dengan fasilitas yang ada.
"Untuk penataan los pasar, sampah, dan instalasi pengelolaan air limbah, segera kami perbaiki agar bisa menjadi kawasan terpadu dengan KNMP Bintaro," katanya.
Berdasarkan data pada 25 Juni 2026, saat pemaparan progres pembangunan KNMP Bintaro yang disampaikan Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ade Tajudin Sutiawarman menyebutkan, realisasi pembangunan KNMP Bintaro sudah mencapai 94,24 persen.
Sebanyak 8 jenis pekerjaan yang kini dalam proses perampungan itu, kata Ade Tajudin, antara lain pembangunan selter pendaratan ikan realisasi pekerjaan 99,49 persen, pembangunan kantor pengelola realisasi 99,98 persen, pembangunan tempat ibadah realisasi 99,18 persen, dan pembangunan gapura dengan realisasi 98,76 persen.
Sedangkan 16 pekerjaan di areal KNMP Bintaro yang sudah rampung 100 persen, antara lain balai pertemuan nelayan, shelter cool box, pos jaga, fondasi pabrik es portabel, gudang beku portabel, bengkel nelayan, dan tempat pembuangan sampah.
"Diharapkan, KNMP tersebut dapat meningkatkan ekonomi masyarakat paling bawah bergerak dengan cepat memobilisasi kekuatan dan menggerakkan seluruh sektor ekonomi dan memberikan dampak besar, sesuai dengan target yang disampaikan Presiden Prabowo," katanya lagi.
KNMP merupakan program prioritas Presiden serta menjadi harapan dan perhatian masyarakat luas. Pasalnya, KNMP tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup dimensi sosial, ekonomi, dan berkelanjutan.
Baca juga: Pasar ikan bandeng muncul jelang Imlek di Rawa Belong
Karena itu kegiatan pembangunan KNMP ditujukan untuk menyediakan infrastruktur dasar dan sarana pendukung perikanan, untuk meningkatkan ekonomi lokal dan kelembagaan masyarakat pesisir. "Selain itu, mendukung pemerataan pembangunan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil," katanya pula.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026