pickleballvnz.com

Menteri India Buka Suara Usai Dituntut Mundur oleh Partai Kecoak

Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan buka suara menyusul demonstrasi massal yang diinisiasi Partai Kecoak menuntut dia mundur buntut dugaan kebocoran ujian masuk sekolah kedokte...

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan buka suara menyusul demonstrasi massal yang diinisiasi Partai Kecoak menuntut dia mundur buntut dugaan kebocoran ujian masuk sekolah kedokteran hingga angka pengangguran yang tinggi.

Partai Cockroach Janata Party (CJP) merupakan gerakan sosial sebagai wadah protes terhadap pemerintah sekaligus upaya menyindir partai penguasa Bharatiya Janata Party (BJP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataan resmi, Pradhan mengatakan pemerintahan Narendra Modi berkomitmen untuk mengatasi kekhawatiran generasi Z dan mendiskusikan ujian seleksi masuk sekolah kedokteran (NEET).

"Pemerintah kami tetap 100 persen berkomitmen untuk membahas NEET dan mengatasi setiap kekhawatiran yang sah dari kaum muda kami di parlemen," kata dia pada Selasa (21/7), dikutip Reuters.

Pradhan lantas menyinggung demo tersebut ditunggangi politikus lain yang ingin melemahkan pemerintahan saat ini.

"Para mahasiswa di India pantas mendapatkan perlakuan yang jauh lebih baik daripada hanya dijadikan alat dalam kampanye politik," ungkap dia.

Pernyataan Pradhan merujuk ke seruan ketua partai oposisi Partai Kongres, Rahul Gandhi, yang memanfaatkan demo itu dan meminta para mahasiswa bergabung dalam protes.

Pradhan menyebut pemerintah berutang ke para pelajar untuk menjelaskan lebih lanjut tuntutan mereka.

Pilihan Redaksi

"Kita berutang kepada mereka jawaban, reformasi, dan akuntabilitas. Itulah tepatnya yang menjadi komitmen pemerintah kita untuk diwujudkan," ujar dia.

Sebelum komentar Pradhan muncul, Perdana Menteri India Narendra Modi lebih dulu buka suara terkait tuntutan para demonstran.

Modi mengatakan akan menghukum mereka yang berada di balik kebocoran ujian masuk sekolah kedokteran. Dia juga meminta parlemen untuk menciptakan sistem ujian anti curang.

Kemarahan dan protes kelompok muda terkait ujian ini menjadi tantangan terbesar Modi di masa jabatan ketiga.

Lonjakan popularitas CJP mencerminkan frustasi di kalangan generasi Z India atas isu lapangan pekerjaan hingga skandal kebocoran ujian yang dianggap kerap terjadi.

(rds)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]