pickleballvnz.com

Mensesneg: Hotel Sultan Bakal Dioptimalkan untuk Pemasukan Negara

 Berita Nasional Rabu, 15 Juli 2026 - 11:12 WIB ...

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:12 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Hotel Sultan di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta akan dioptimalkan untuk menambah pemasukan negara.

Baca Juga

Prasetyo menjelaskan saat ini pemerintah telah berkoordinasi dengan Danantara untuk merancang ulang pengelolaan area Hotel Sultan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita telah dan sedang berkoordinasi dengan danantara untuk merancang ulang pengelolaan area hotel Sultan dan sekitarnya untuk bisa kita optimalkan peruntukannya, sehingga kita berharap juga akan dapat menambah pemasukan kepada negara," kata Prasetyo Hadi dalam rapat bersama Komisi XIII DPR RI, Rabu, 15 Juli 2026.

Baca Juga

Di sisi lain, ia menegaskan masalah Hotel Sultan sudah berlangsung sejak 2018 lalu. Dalam prosesnya, kata dia, Hotel Sultan merupakan aset milik negara sesuai dengan ketetapan dari pengadilan.

"Karena memang dari seluruh proses hukum dinyatakan bahwa hotel Sultan itu adalah milik negara yang pengelolaannya kepada pihak ketiga telah selesai. Sehingga kita hanya menjalankan proses hukum berdasarkan hasil ketetapan dari pengadilan," kata dia.

Baca Juga

Sebelumnya diberitakan, Chief Executive Officer Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa gedung eks Hotel Sultan di Kompleks Gelora Bung Karno Jakarta bakal dirobohkan. Gantinya, akan dibangun sebuah ikon baru Indonesia di kawasan itu.

Dia menjelaskan bahwa perubahan tersebut dipastikan akan dilakukan secara komprehensif guna memberikan dampak nyata kepada perekonomian dan rakyat Indonesia.

"Pada saat ini mungkin saya belum bisa mengatakan, tapi rencana itu akan dijadikan suatu kawasan baru ya. Eventually iya (akan dirobohkan)," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.

Rosan mengatakan rencana desain ulang berstandar internasional menyasar area eks Hotel Sultan dan juga mencakup seluruh kawasan Gelora Bung Karno (GBK). "Tidak hanya di daerah GBK ini, tapi juga secara keseluruhan akan didesain ulang dari termasuk lapangan golf sampai juga dengan area GBK yang kurang lebih itu luasnya 200 hektare," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa di dalam kawasan baru tersebut nantinya tetap akan dibangun fasilitas penginapan komersial.

Rosan memastikan pembangunan itu akan menghadirkan akomodasi yang lebih banyak dari sebelumnya untuk mendukung fasilitas publik di pusat kota. "Nanti di antaranya pastinya ada hotel juga ya. Dan tidak satu. Jadi tentu saja ini dijadikan ikon baru untuk Indonesia," ucap Rosan.

Halaman Selanjutnya

Terkait dengan manajemen operasional setelah proyek selesai, Rosan menyebut bahwa pemerintah akan melibatkan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor aviasi dan pariwisata.