pickleballvnz.com

Menlu Sugiono perkuat diplomasi bilateral di sela Sidang Umum PBB - ANTARA News Gorontalo

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri RI Sugiono memanfaatkan Sidang Majelis Umum PBB untuk memperkuat hubungan bilateral dan mendorong kepentingan nasional melalui serangkaian pertemuan dengan negara sahabat ...

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri RI Sugiono memanfaatkan Sidang Majelis Umum PBB untuk memperkuat hubungan bilateral dan mendorong kepentingan nasional melalui serangkaian pertemuan dengan negara sahabat dan mitra strategis.

Rangkaian pertemuan yang berlangsung di New York, Amerika Serikat itu difokuskan untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor sekaligus mempertegas kontribusi aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian global.

Pada Selasa (22/9), Menlu Sugiono menggelar pertemuan bilateral dengan Menlu Inggris Ed Miliband dan Menlu Belanda Tom Berendsen, serta melakukan pull-aside meeting dengan Menlu Jerman Johann Wadephul di sela-sela pembukaan Debat Umum Sidang ke-81 Majelis Umum PBB.

“Berbagai pertemuan tersebut membahas upaya penguatan hubungan bilateral, serta berbagai isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama,” kata Sugiono dalam keterangan tertulis Kemlu RI, Rabu.

“Indonesia akan terus mendorong agar berbagai potensi kerja sama yang ada dapat ditindaklanjuti dan memberikan manfaat konkret bagi pembangunan dan masyarakat Indonesia,” kata dia, menambahkan.

Dalam pertemuan bersama Menlu Inggris Ed Miliband, kedua belah pihak menegaskan komitmen untuk memperkuat kemitraan bilateral melalui New Strategic Partnership demi memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat kedua negara.

Sementara itu, pembahasan bersama Menlu Jerman Johann Wadephul berfokus pada penguatan hubungan bilateral menjelang momentum peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Jerman yang jatuh pada tahun depan.

Kemudian, dialog dengan Menlu Belanda Tom Berendsen menyoroti penguatan kemitraan di forum multilateral, termasuk isu Palestina.

Kedua menlu kemudian melanjutkan agenda pertemuan trilateral bersama Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian Jean-Pierre Lacroix.

Pertemuan tersebut membahas penguatan misi pemeliharaan perdamaian PBB dan persiapan UN Peacekeeping Ministerial (UNPM) 2027, di mana Indonesia dan Belanda akan bertindak sebagai tuan rumah bersama di Jakarta.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono (tengah) melakukan pertemuan trilateral dengan Menlu Belanda Tom Berendsen (kiri) dan Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian Jean-Pierre Lacroix (kanan), di sela-sela rangkaian Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York, AS, pada Selasa (22/9/2026). (ANTARA/HO-Kemlu RI)

Di luar agenda bilateral tersebut, Menlu Sugiono juga menerima permohonan pertemuan dari Rebeca Grynspan, kandidat Sekretaris Jenderal PBB yang dinominasikan oleh Kosta Rika, untuk bertukar pandangan mengenai tantangan global serta penguatan peran PBB di masa depan.

Seluruh rangkaian diplomasi maraton ini turut dimanfaatkan Indonesia untuk menggalang dukungan atas pencalonan sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030.

Di sela-sela pembukaan Debat Umum, Menlu Sugiono juga sempat berinteraksi dengan perwakilan dari sejumlah negara sahabat dan mitra, antara lain Brunei Darussalam, Laos, Romania, Belarus, Kirgistan, Mongolia, Kanada, Kolombia, hingga Uni Eropa.

Intensitas diplomasi di New York ini menjadi penegas komitmen Indonesia untuk terus memperluas kemitraan internasional sekaligus memajukan kepentingan nasional di tingkat bilateral maupun multilateral, demikian keterangan Kemlu RI.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menlu Sugiono perkuat diplomasi bilateral di sela Sidang Umum PBB

Pewarta: Yashinta Difa
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.