pickleballvnz.com

Menko Pangan serap aspirasi HPPA dan petani di Banyuwangi - ANTARA News Jawa Timur

Banyuwangi (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menyerap aspirasi Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) dan petani Daerah Aliran Sungai Kalibaru di Balai Pertemuan DAM Karang...

Banyuwangi (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menyerap aspirasi Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) dan petani Daerah Aliran Sungai Kalibaru di Balai Pertemuan DAM Karangdoro Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis.

Beberapa perwakilan petani menyampaikan usulan mulai dari permasalahan saluran irigasi pada musim kemarau panjang, normalisasi saluran tingkat sekunder akibat penumpukan sedimen lumpur dan lainnya.

"Kami meminta pemerintah daerah dalam hal ini Bupati agar segera membuat surat resmi berbagai usulan petani ke Kementerian PU, dan tembusan ke Kemenko Pangan, dan pastinya akan saya kawal langsung," kata Menko Zulhas.

Dalam dialog langsung bersama dengan petani dan pengatur air di wilayah selatan Banyuwangi itu, Zulhas mencatat pada pendistribusian pupuk dan harga jual gabah petani saat ini tengah menunjukkan peningkatan.

Dari pengakuan petani, kata dia, harga gabah hasil panen petani Banyuwangi naik menjadi sekitar Rp7.000 per kilogram dari sebelumnya Rp5.000-Rp5.500 per kilogram, sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan petani.

Dalam kesempatan itu, Zulhas menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan agar petani tidak boleh susah, oleh karena itu ketika irigasi rusak bisa cepat diperbaiki.

"Kita bisa makan kalau petaninya sehat, petaninya makmur. Yang maju dan dapat nikmat harus petani Indonesia," kata dia.

Ada beberapa usulan petani yang disampaikan langsung kepada Menko Pangan, di antaranya perlunya normalisasi saluran tingkat sekunder akibat tingginya tumpukan sedimen lumpur yang menghambat pasokan air, dan petani meminta agar proyek pembangunan saluran air pertanian ke depan dapat dilaksanakan menggunakan sistem swakelola masyarakat atau padat karya.

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.