Menkes siapkan integrasi kopdes dengan poskesdes dan pustu - ANTARA News Gorontalo
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyiapkan integrasi layanan kesehatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) dan Puskesmas Pembantu ...
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyiapkan integrasi layanan kesehatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) dan Puskesmas Pembantu (Pustu).
“Ke depannya, kami melihat bahwa kesuksesan dari Koperasi Merah Putih untuk memberikan layanan kesehatan ini adalah bagaimana kita bisa mengintegrasikan layanan yang dimiliki oleh Kementerian Desa (Poskesdes) dan layanan yang dimiliki oleh pustu,” ujar Budi dalam konferensi pers terkait rancangan Perpres Tata Kelola Penyelenggaraan KDKMP yang digelar di Jakarta, Selasa.
Budi menyampaikan bahwa bagian yang terpenting dalam pemberian pelayanan kesehatan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) adalah melakukan koordinasi dengan Poskesdes yang sudah ada di sekitar 85 ribu desa, serta Pustu yang berada di sekitar 60 ribu desa.
Ia menyoroti perbedaan sifat pelayanan kesehatan antara koperasi dengan Poskesdes dan Pustu. Poskesdes dan puskesmas pembantu, kata Budi, memberikan layanan di tingkat desa yang sifatnya gratis dan pembiayaannya berasal dari BPJS dan anggaran pemerintah daerah.
Oleh karena itu, koordinasi yang dilakukan terkait pemberian pelayanan kesehatan di KDKMP agar layanan kesehatan bisa diberikan secara komplementer atau saling melengkapi dengan Poskesdes dan Pustu.
“Kami juga buka dan permudah bagaimana bisa berhubungan dengan apotek atau klinik yang ada di level kota kalau mereka mau mendistribusikan layanan dan produknya sampai ada di desa-desa,” kata Budi.
Selain itu, Budi juga mengatakan sudah memudahkan regulasi-regulasi agar KDKMP bisa segera beroperasi di level desa.
Ferry Juliantono ketika masih menjabat sebagai Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) menyampaikan penjualan obat dan tarif layanan kesehatan oleh kopdes ditargetkan akan lebih murah dibandingkan dengan harga/tarif di luar KDKMP.
Klinik desa akan berfungsi sebagai perpanjangan tangan puskesmas dalam menyediakan layanan mulai dari pemeriksaan umum, imunisasi, pengobatan terbatas, hingga kunjungan rumah.
Sementara, apotek desa akan memastikan ketersediaan obat generik dan bermerek dengan harga lebih murah dari pasaran.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menkes siapkan integrasi kopdes dengan poskesdes dan pustu
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.