Menhub tegaskan bandara alternatif disiapkan saat 6 bandara ditutup
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah bandara alternatif untuk melayani penerbangan domestik dan internasional selama enam ANTARA News jogja 2 ...
Menhub tegaskan bandara alternatif disiapkan saat 6 bandara ditutup
Minggu, 6 September 2026 16:56 WIB
Calon penumpang menunggu jadwal penerbangan di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (6/9/2026). Pengelola Bandara Internasional Juanda menyatakan sebanyak 42 penerbangan di Bandara Internasional Juanda dibatalkan akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Gunung Krakatau. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/wsj.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah bandara alternatif untuk melayani penerbangan domestik dan internasional selama enam bandara ditutup akibat terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Dalam jumpa pers update situasi terkini pasca erupsi Gunung Anak Krakatau yang terpantau secara daring di Jakarta, Minggu, Dudy mengatakan Bandara Kertajati di Majalengka, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, dan Bandara Juanda Surabaya telah disiapkan sebagai lokasi pendaratan alternatif bagi penerbangan menuju Pulau Jawa.
"Mengingat masyarakat mungkin masih banyak yang menginginkan atau sesuai dengan kebutuhan masing-masing untuk dapat terbang khususnya ke Jakarta, kami menyiapkan alternatif seperti di Kertajati, kemudian Bandara Ahmad Yani Semarang, dan juga Bandara Juanda Surabaya," kata Menhub.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang tetap memiliki kebutuhan perjalanan udara masih dapat dilayani melalui bandara yang dinilai aman beroperasi.
"Jadi ada pada beberapa bandara yang di Jawa yang kami persiapkan sebagai alternatif untuk dilakukan pendaratan dari luar Jawa maupun internasional," ujarnya.
Kementerian Perhubungan juga membuka kesempatan bagi maskapai penerbangan untuk mengalihkan operasional ke tiga bandara alternatif tersebut apabila kondisi penerbangan memungkinkan.
Menhub memastikan penyiapan bandara alternatif menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran layanan transportasi udara sekaligus mengutamakan keselamatan di tengah penutupan sejumlah bandara akibat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Kami sudah menyiapkan Bandara Kertajati, Bandara Ahmad Yani, dan Juanda sebagai bandara alternatif apabila airlines atau operator memungkinkan untuk menerbangkan pesawatnya ke ketiga bandara alternatif tersebut," ucap Menhub.
Adapun sebanyak enam bandara ditutup sementara akibat terdampak abu vulkanik erupsi GAK yang mempengaruhi keselamatan operasional penerbangan.
Pada awalnya, Kementerian Perhubungan menutup lima bandara yaitu Bandara Radin Inten Lampung, Soekarno-Hatta Jakarta, Halim Perdanakusuma Jakarta, Pondok Cabe, serta Budiarto Curug Tangerang.
Setelah dilakukan pengujian lanjutan pada pukul 12.00 WIB, Bandara Husein Sastranegara Bandung juga dinyatakan terdampak abu vulkanik sehingga operasional penerbangan di bandara tersebut turut dihentikan sementara.
Pewarta : Muhammad Harianto
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026