Mendag Budi Anggarkan Rp 1,2 Triliun Buat Bangun dan Revitalisasi Pasar Rakyat di 2027
Bisnis Kamis, 17 September 2026 - 15:14 WIB Jakarta, VIVA – Menteri Perda...
Kamis, 17 September 2026 - 15:14 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Perdagangan, Budi Santoso, sudah memverifikasi sekitar 336 dari 450 pasar rakyat, yang diusulkan 163 kabupaten/kota untuk masuk program revitalisasi pada 2027.
Baca Juga
Dia mengatakan, jumlah pasar yang telah diverifikasi tersebut masih lebih banyak, dibandingkan kemampuan anggaran yang diusulkan Kemendag untuk program revitalisasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Dari 450 itu sekitar 336 sudah kita verifikasi. Tapi kalau dengan anggaran Rp1,2 triliun, itu kan mungkin tidak semua bisa diakomodir, ya, karena terbatas,” kata Budi usai Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis, 17 September 2026.
Baca Juga
Mendag Budi Santoso.
Photo :
- Antara.
Kemendag mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 1,86 triliun untuk 2027. Dari jumlah tersebut, Rp 1,2 triliun diusulkan untuk pembangunan dan revitalisasi pasar rakyat.
Baca Juga
Budi mengatakan pemerintah daerah yang mengajukan revitalisasi pasar harus terlebih dahulu menyiapkan kajian mengenai kebutuhan dan dampak program tersebut terhadap pedagang, pembeli, pelaku UMKM, serta masyarakat di daerah.
“Jadi kalau mengajukan pasar itu harus ada kajian dulu. Kajiannya ketika dilakukan revitalisasi apa dampaknya? Dampaknya bagi pedagang, bagi pembeli, bagi UMKM, dan masyarakat di kabupaten/kota tersebut,” ujarnya.
Selain kajian dampak, Kemendag mensyaratkan adanya rencana tata kelola pasar setelah revitalisasi agar perbaikan fisik yang dilakukan dapat diikuti dengan pengelolaan pasar yang berkelanjutan.
“Kalau enggak bagus ya enggak akan kami setujui. Jadi pasar harus bersih, ya pokoknya tata kelola yang bagus. Jangan setelah direvitalisasi terus dibiarkan,” kata Budi.
Dia juga mengusulkan pengawasan secara berkala terhadap pasar yang direvitalisasi dilakukan bersama antara pemerintah dan Komisi VI DPR RI untuk memastikan pasar tersebut tetap berfungsi dengan baik setelah pembangunan selesai.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam rapat tersebut, sejumlah anggota Komisi VI menyoroti perlunya ketepatan sasaran revitalisasi pasar. Mereka antara lain meminta Kemendag mempertimbangkan kebutuhan daerah, pola aktivitas pedagang dan konsumen, serta tata kelola agar pasar yang telah dibangun tidak justru kehilangan aktivitas perdagangan.
Budi mengatakan, persyaratan kajian tersebut menjadi salah satu cara Kemendag menyeleksi pengajuan dari daerah, mengingat tidak seluruh pasar yang telah diverifikasi dapat dibiayai apabila tambahan anggaran Rp 1,2 triliun tersebut tersedia.
Halaman Selanjutnya
Adapun pagu anggaran Kemendag untuk 2027 sebesar Rp 1,56 triliun. Di luar pagu tersebut, Kemendag mengusulkan tambahan Rp 1,86 triliun untuk sejumlah kebutuhan strategis, dengan porsi terbesar diarahkan bagi pembangunan dan revitalisasi pasar rakyat.