pickleballvnz.com

Mataram pastikan stok komoditas pertanian aman selama musim kemarau

Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memastikan stok komoditas pertanian dalam kondisi aman dan harga relatif stabil di pasaran selama musim kemarau. Asisten ANTARA News mataram 3 ...

"Sebaliknya, saat musim hujan komoditas tersebut rentan memicu pembusukan dan kenaikan harga akibat pembeli yang enggan mengambil risiko jika membeli banyak,"

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memastikan stok komoditas pertanian dalam kondisi aman dan harga relatif stabil di pasaran selama musim kemarau.

Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kota Mataram H Miftahurrahman di Mataram, Rabu, mengatakan, komoditas pertanian seperti cabai rawit, cabai merah, tomat, bawang merah, hingga bawang putih justru bisa tahan lama musim kemarau. 

"Sebaliknya, saat musim hujan komoditas tersebut rentan memicu pembusukan dan kenaikan harga akibat pembeli yang enggan mengambil risiko jika membeli banyak," katanya di sela melakukan pemantauan stok dan harga di Pasar Kebon Roek.

Berdasarkan hasil pantauannya harga sejumlah komoditas pertanian di Pasar Kebon Roek yang dilakukan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Mataram, saat ini pasokan dan stok bahan pangan hortikultura dipastikan aman dan harga stabil.

Seperti harga,  cabai rawit Rp55.000 per kilogram, cabai merah besar dan cabai keriting Rp15.000 per kilogram, bawang merah Rp28.000 per kilogram, dan bawang putih juga masih bertahan Rp30.000 per kilogram, tomat Rp8.000 per kilogram.

Selain itu, harga kentang juga masih tetap Rp20.000 per kilogram, sawi hijau, kangkung, timun, dan kacang panjang semunya juga masih sama yakni Rp8.000 per kilogram.

Stabilnya harga komoditas pertanian itu, katanya, dipicu selain stok aman juga karena tingkat pembelian masyarakat cenderung melandai. 

Kondisi itu terjadi karena tingginya tingkat konsumsi atau pemenuhan kebutuhan yang sudah dilakukan pada momen sebelumnya, seperti menjelang peringatan Maulid Nabi.

"Untuk kebutuhan Maulid, masyarakat sudah belanja jauh-jauh hari untuk persiapan, sekarang pembeli cenderung landai," katanya. 

Meski komoditas pertanian tergolong stabil, tambahnya, Pemerintah Kota  Mataram memberi perhatian khusus pada komoditas lain, terutama daging sapi dan daging ayam yang mengalami kenaikan namun masih di bawah 10 persen. 

Untuk harga daging sapi saat ini berkisar Rp160.000-Rp170.000 per kilogram, dari harga semula Rp140.000-Rp150.000 per kilogram. Sedangkan harga ayam naik dari Rp40.000 per kilogram menjadi Rp45.000 per kilogram.

Akan tetapi, katanya, pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru menyimpulkan status risiko tinggi hanya berdasarkan kenaikan harga semata. Analisis mendalam terus dilakukan melalui sistem dashboard aplikasi SiPasti Mapan, untuk memantau berbagai komponen penunjang.

Pemerintah Kota Mataram akan melihat secara menyeluruh mulai dari ketersediaan stok, cadangan pangan, pasokan, hingga rantai distribusi.

Apabila terjadi kendala pada rantai pasok yang memicu kelangkaan dan lonjakan harga, barulah kondisi tersebut dikategorikan berisiko tinggi. 

"Namun, jika harga naik sementara stok di pasaran masih melimpah, kondisi tersebut dinilai relatif aman dan tidak berisiko," katanya.

Pewarta : Nirkomala
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026