Mahasiswa FSB UNG lolos program Belajar Bersama Maestro 2026 - ANTARA News Gorontalo
Gorontalo (ANTARA) - Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) lolos dalam program Belajar Bersama Maestro Seni Indonesia Tahun 2026. Dekan Fakultas Sastra dan Budaya UNG Non...
Gorontalo (ANTARA) - Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) lolos dalam program Belajar Bersama Maestro Seni Indonesia Tahun 2026.
Dekan Fakultas Sastra dan Budaya UNG Nonny Basalama di Kota Gorontalo, Sabtu, mengatakan prestasi membanggakan ini ditorehkan mahasiswa UNG di tingkat nasional, yaitu Muhammad Najmi.
Najmi mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik) FSB UNG yang berhasil lolos sebagai peserta program Belajar Bersama Maestro (BBM) 2026.
BBM adalah program prestisius diselenggarakan Kementerian Kebudayaan untuk melahirkan generasi muda pelestari seni dan budaya nusantara.
Keberhasilan tersebut menempatkan Muhammad Najmi sebagai salah satu mahasiswa terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, yang memperoleh kesempatan belajar langsung bersama para maestro seni dan budaya Indonesia.
Program ini berlangsung selama satu bulan, mulai 15 Juli-15 Agustus 2026, di Jakarta.
Belajar Bersama Maestro merupakan program nasional yang dirancang untuk menjembatani proses transfer pengetahuan, keterampilan, filosofi, sampai nilai-nilai budaya dari para maestro kepada generasi muda.
Selama mengikuti program, peserta memperoleh pengalaman praktik berkesenian, mendalami proses kreatif yang menjadi ciri khas para seniman dan budayawan Indonesia.
Keikutsertaan Muhammad Najmi merupakan hasil dari proses seleksi yang berlangsung kompetitif.
Selain kemampuan artistik, peserta juga dinilai berdasarkan komitmen mereka dalam menjaga, mengembangkan dan mewariskan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi mendatang.
Bagi Muhammad Najmi, kesempatan mengikuti BBM 2026 menjadi pengalaman akademik sekaligus ruang pembelajaran yang tidak dapat diperoleh di ruang kelas.
Melalui interaksi langsung dengan para maestro, ia akan memperluas wawasan mengenai teknik berkesenian, nilai-nilai budaya, serta pendekatan kreatif dalam melestarikan seni tradisional Indonesia.
Nonny mengapresiasi keberhasilan mahasiswa FSB tersebut.
Menurutnya capaian ini menjadi bukti mahasiswa FSB UNG memiliki kompetensi, kreativitas dan daya saing yang mampu bersaing pada program-program nasional bergengsi di bidang seni dan budaya.
"Pengalaman ini tidak hanya memperkaya pengetahuan dan keterampilan berkesenian, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa sebagai generasi pelestari budaya bangsa," katanya.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh Muhammad Najmi, dapat ditransformasikan kepada mahasiswa lainnya, sehingga mampu memperkuat budaya akademik sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak prestasi di bidang seni dan budaya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG Mohamad Amir Arham menilai keberhasilan tersebut semakin menegaskan kualitas mahasiswa UNG yang mampu bersaing pada program-program nasional bergengsi.
Menurutnya, partisipasi mahasiswa dalam program BBM, sejalan dengan komitmen UNG mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, serta memiliki kepedulian terhadap pelestarian seni dan budaya Indonesia.
"Ilmu dan pengalaman yang diperoleh Muhammad Najmi selama mengikuti program, diharapkan dapat ditransformasikan kepada mahasiswa lainnya, sehingga mampu memperkuat budaya akademik sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak prestasi di bidang seni dan budaya,” kata Amir.
Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.