pickleballvnz.com

Latihan Core untuk Membantu Performa Lari, Mengapa Otot Inti Penting?

Karena itu, latihan core untuk membantu performa lari dapat menjadi pelengkap dalam program latihan, terutama bagi mereka yang ingin memiliki tubuh lebih stabil saat berlari.Baca Juga: Crystalin Run Xperience 2...

Karena itu, latihan core untuk membantu performa lari dapat menjadi pelengkap dalam program latihan, terutama bagi mereka yang ingin memiliki tubuh lebih stabil saat berlari.

Baca Juga: Crystalin Run Xperience 2026 Kembali Digelar di Jakarta, Targetkan 8.500 Pelari

Apa Hubungan Core dengan Performa Lari?

Core terdiri dari berbagai otot di sekitar bagian tengah tubuh, termasuk otot perut, punggung, dan area panggul.

Saat berlari, tubuh terus menerima gerakan dan hentakan dari setiap langkah. Core yang kuat membantu mempertahankan posisi tubuh sehingga gerakan antara tubuh bagian atas dan bawah dapat berlangsung lebih terkoordinasi.

Core yang terlatih juga dapat membantu pelari menjaga postur ketika mulai merasa lelah.

Latihan Core untuk Membantu Performa Lari

Plank untuk Melatih Stabilitas

Plank merupakan salah satu latihan core yang mudah dilakukan tanpa alat.

Gerakan ini melatih kemampuan tubuh mempertahankan posisi dalam kondisi statis sehingga dapat menjadi dasar latihan stabilitas bagi pelari.

Side Plank untuk Melatih Sisi Tubuh

Selain bagian depan tubuh, otot di bagian samping juga perlu diperhatikan. Side plank dapat membantu melatih stabilitas tubuh dari arah lateral.

Latihan ini dapat menjadi pelengkap plank biasa dalam program latihan core.

Dead Bug untuk Koordinasi

Dead bug melibatkan gerakan tangan dan kaki secara bergantian sambil mempertahankan posisi tubuh.

Latihan tersebut dapat membantu melatih koordinasi antara anggota gerak dan kestabilan bagian tengah tubuh.

Bird Dog untuk Keseimbangan

Bird dog dilakukan dengan mengangkat tangan dan kaki yang berlawanan secara bergantian.

Selain melatih core, gerakan ini juga menuntut keseimbangan dan koordinasi tubuh.

Glute Bridge untuk Core dan Pinggul

Glute bridge tidak hanya melatih bokong, tetapi juga membantu melibatkan otot di sekitar panggul dan bagian tengah tubuh.

Gerakan ini dapat digunakan sebagai bagian dari latihan pendukung untuk pelari.

Baca Juga: Program Latihan Lari 10K untuk Pemula

Kapan Sebaiknya Melakukan Latihan Core?

Latihan core dapat dimasukkan ke dalam jadwal latihan beberapa kali dalam seminggu. Durasi tidak harus panjang selama latihan dilakukan dengan teknik yang benar dan konsisten.

Hindari memaksakan latihan ketika otot masih sangat lelah setelah sesi olahraga berat. Pemulihan tetap diperlukan agar tubuh dapat beradaptasi terhadap latihan.

Latihan core untuk membantu performa lari dapat menjadi bagian penting dari latihan pendukung bagi pelari.

Gerakan seperti plank, side plank, dead bug, bird dog, dan glute bridge dapat membantu melatih stabilitas, koordinasi, serta kontrol tubuh.

Dengan core yang terlatih, tubuh diharapkan dapat mempertahankan posisi dan gerakan yang lebih stabil selama berlari. Namun, latihan core tetap perlu dipadukan dengan latihan kaki, latihan lari, dan pemulihan yang cukup.

Fherenilla Anandianus (Magang)