Lapas Kelas I Surabaya manfaatkan lahan SAE dukung ketahanan pangan - ANTARA News Jawa Timur
Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya memanfaatkan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) seluas 5.000 meter persegi untuk budi daya jagung sebagai bagian dari upaya ...
Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya memanfaatkan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) seluas 5.000 meter persegi untuk budi daya jagung sebagai bagian dari upaya mendukung program prioritas pemerintah bidang ketahanan pangan.
"Pemanfaatan lahan tersebut merupakan implementasi dari 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sekaligus bentuk dukungan terhadap delapan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang kemandirian pangan," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kusnali, di Sidoarjo, Kamis.
Ia menjelaskan, Lapas Kelas I Surabaya yang berada di Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, memaksimalkan lahan yang terbatas dan mampu menghasilkan sekitar 400 kilogram jagung manis.
Ia menyatakan, hasil budi daya pangan tersebut selanjutnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan di lingkungan Lapas Kelas I Surabaya sesuai kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Kalau hasil ketahanan pangan dari Lapas dan Rutan dapat memenuhi kebutuhan bahan makanan secara maksimal, bahkan seluruhnya dapat dimanfaatkan atau disalurkan, hasilnya tentu akan lebih baik,” ujar Kusnali.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Surabaya, menjelaskan menjelaskan bahwa hasil panen jagung kali ini, merupakan yang kedua yang dilakukan oleh lapas setelah sebelumnya berhasil memanen sebanyak 250 kilogram jagung varietas sama.
Rachman menjelaskan, selain jagung manis, lapas beserta warga binaan juga menanam sejumlah tanaman lain seperti jagung pulut atau jagung ungu, serta pisang jenis cavendish yang seluruhnya dimanfaatkan untuk kebutuhan lapas dan warga sekitar.
Ia menyatakan selain untuk mendukung program ketahanan pangan, penanaman jagung dan pemanfaatan lahan SAE juga menjadi sarana bagi para warga binaan agar mendapatkan bekal ilmu dan kemampuan di bidang pertanian yang dapat menjadi modal setelah menjalani masa pembinaan di lapas.
"Dengan demikian, warga binaan juga menjadi semangat dalam menjalani masa pembinaan di lapas, dan mendapatkan modal ilmu dan keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka," kata Rachman.
Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.