Kylian Mbappe Blak-blakan Bongkar Alasan Prancis Dipermalukan Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
Bola Rabu, 15 Juli 2026 - 11:49 WIB VIVA – Kylian Mbappe blak-blakan memb...
Rabu, 15 Juli 2026 - 11:49 WIB
VIVA – Kylian Mbappe blak-blakan membongkar alasan Prancis dipermalukan dengan skor 0-2 oleh Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026. Les Bleus gagal memenuhi ekspektasi dalam turnamen ini.
Baca Juga
Timnas Prancis mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 pada Rabu (15/7/2026) dini hari tadi WIB. Mereka takluk dengan skor 0-2 dalam duel yang dilaksanakan di AT&T Stadium, Arlington.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gol penalti Mikel Oyarzabal di menit ke-22 membuka skor untuk Spanyol. Di menit ke-58, Spanyol berhasil menggandakan skor melalui Pedro Porro yang menyelesaikan peluang dari Dani Olmo.
Baca Juga
Prancis kesulitan untuk menciptakan peluang di sepanjang laga meski melepaskan empat tembakan tepat sasaran ke gawang Unai Simon. Namun, mereka kesulitan untuk memberikan ancaman hingga akhir.
Spanyol, di sisi lain, hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran. Namun, keduanya berhasil menembus jala gawang Mike Maignan.
Baca Juga
Kylian Mbappe kesulitan untuk menjadi pembeda dalam laga ini. Sang striker Real Madrid kemudian berbicara setelah pertandingan dan mengungkap kekecewaannya karena gagal lolos ke final, padahal itu adalah mimpinya.
"Sangat mengecewakan. Mencapai final adalah mimpi bagi kami. Kami ingin negara kami terus bermimpi dan membuat sejarah. Kami harus menang dan kalah dengan kepala tegak,” kata Mbappe, dilansir dari Footmercato.
“Saya tidak dapat menemukan kata-kata untuk menjelaskan kekecewaan kami. Kami harus mengangkat kepala, berlibur, dan kembali untuk belajar dan melupakan kemunduran ini," tambahnya.
Menurut Mbappe, penyebab Prancis tersingkir adalah ketidakmampuan untuk menerapkan permainan secara taktikal maupun teknis. Les Bleus dihukum karena kegagalan dalam hal ini.
"Saya rasa kami tidak memainkan permainan yang kami inginkan, baik secara taktik maupun teknik. Bahkan dalam hal level keseluruhan yang kami tunjukkan,” kata Mbappe.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Dan ketika Anda tidak melakukan apa yang harus Anda lakukan di semifinal Piala Dunia, Anda akan dihukum. Spanyol tetap berpegang pada rencana permainan mereka. Sebuah tim yang suka mengontrol penguasaan bola dan mendikte tempo pertandingan,” lanutnya.
“Tujuan kami adalah untuk menyerang mereka. Kami tidak berhasil melakukan itu. Terlalu banyak kesalahan teknis. Kami tidak bisa menyakiti mereka. Kami membiarkan mereka mendikte tempo,” tambah Mbappe.
Halaman Selanjutnya
Eks striker Paris Saint-Germain itu mengakui bahwa Prancis kesulitan ketika Spanyol mendikte permainan. Kualitas lini tengan La Furia Roja yang dibintangi Rodri dan Fabian Ruiz menjadi pembeda.