pickleballvnz.com

Kualitas udara di Batang Hari masuk kategori berbahaya - ANTARA News Jambi

Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Kualitas udara di wilayah Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi kembali memburuk akibat semakin pekatnya kabut  asap yang menyelimuti daerah itu. Kepala Dinas Lingkungan...

Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Kualitas udara di wilayah Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi kembali memburuk akibat semakin pekatnya kabut  asap yang menyelimuti daerah itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari, Billy Akzaiman di Muara Bulian, Kamis, mengatakan bahwa berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) wilayah setempat mencapai 318 yang mana kualitas udara termasuk kategori berbahaya.

"Data yang kita dirilis berdasarkan UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) wilayah setempat pada periode 30 September hingga 1 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB, angka ISPU untuk parameter PM2,5 mencapai 318,"katanya.

Untuk angka tersebut berada dalam kategori berbahaya dan berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi masyarakat, terutama jika terpapar dalam waktu yang cukup lama.

Selain itu, ia juga mengatakan hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Batang Hari pada malam sebelumnya belum mampu menghilangkan kabut asap secara keseluruhan.

"Meskipun tadi malam ada beberapa wilayah yang hujan, daerah terdampak lainnya belum tentu turun hujan. Sehingga pergerakan dan ketebalan kabut asap ini memang sangat sulit diprediksi," ujarnya.

Dengan Melihat kondisi kualitas udara yang berada pada kategori berbahaya, ia  mengimbau kepada  masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama jika tidak memiliki keperluan mendesak.

"Kita terus mengingat tingkat kualitas udara berada dalam kategori berbahaya, kami mengimbau masyarakat untuk membatasi atau mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak," ujarnya.

Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan, pihaknya juga mengingatkan agar menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri dari paparan partikel asap.

"Bagi warga yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan, kami sangat menyarankan untuk selalu menggunakan masker pelindung guna mengantisipasi gangguan pernapasan akibat paparan partikel asap,"katanya.

Dengan demikian, pihaknya terus memberikan himbauan  masyarakat untuk terus memantau perkembangan kualitas udara dan mengurangi paparan asap, khususnya bagi kelompok yang rentan terhadap gangguan kesehatan akibat pencemaran udara.

Pewarta: Riski Apriyani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.