pickleballvnz.com

Kritik Wasit, Mikel Arteta Kini Dianggap Bertindak Seperti Sir Alex Ferguson

Hervin Saputra | 15 September 2026, 19:07 WIBPelatih Arsenal, Mikel Arteta, saat mendapat kartu kuning dari wasit John Brooks di laga timnya kontra Sunderland di Stadion of Light, Sunderland, Inggris, Minggu (1...

Hervin Saputra

| 15 September 2026, 19:07 WIB

Kritik Wasit, Mikel Arteta Kini Dianggap Bertindak Seperti Sir Alex Ferguson

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, saat mendapat kartu kuning dari wasit John Brooks di laga timnya kontra Sunderland di Stadion of Light, Sunderland, Inggris, Minggu (13/9/2026). X/HighburyCorner_

AKURAT.CO, Legenda sepakbola Liverpool, Jamie Carragher, menilai bahwa Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, sudah mulai bertindak seperti Sir Alex Ferguson semasa masih melatih Manchester United (MU).

Perbandingan ini disampaikan oleh Jamie Carragher menyoroti kritik yang disampaikan Mikel Arteta atas penalti yang diberikan wasit John Brooks untuk Sunderland di laga keempat Liga Primer Inggris 2026-2027, akhir pekan lalu.

“Itu adalah Mikel Arteta yang menjadi Sir Alex Fergusonnya Liga Primer saat ini,” kata Jamie Carragher dipetik dari Sky Sports. “Dia donnya sekarang, dia juara Liga Primer.”

Mikel Arteta tak henti membicarakan keputusan wasit John Brooks yang memutuskan penalti ketika salah satu pemain Arsenal, Ezri Konsa, dinilai menjatuhkan pemain Sunderland, Dan Ballard.

Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Arsenal dan Man City Tak Terkalahkan di Puncak, MU Posisi 13

“Saya melihatnya (cuplikan pelanggaran Konsa atas Ballard) 20 kali dan saya tidak menemukan cara untuk memahami bagaimana mereka berpikir untuk memberikan penalti di situasi  itu, atau cara VAR harus melakukan intervensi,” kata Mikel Arteta.

Carragher menangkap cara Arteta melontarkan kritik yang membuatnya teringat dengan Sir Alex Ferguson. Yakni Arteta terus mengarahkan pembicaraan kepada kritik atas penalti apapun pertanyaan jurnalis di konferensi pers usai laga.

Statusnya sebagai pelatih juara Liga Primer Inggris plus sudah melatih di klub tersebut lebih dari enam tahun disinyalir sebagai faktor yang membuat Arteta bersikap sebagai “jagonya” Liga Primer layaknya Ferguson di masa dominasi MU.

“Banyak manajer baru yang datang. Dia (Arteta) ada di posisinya selama enam atau tujuh tahun, dan dia merasa dia berada di satu posisi berkuasa untuk bilang ‘ya, itu bukan penalti’,” kata Carragher.

Baca Juga: Arsenal Juara Liga Inggris setelah 22 Tahun, Buah Kesabaran 7 Musim Bersama Mikel Arteta

“Saya pikir sangat menarik di konferensi pers, salah satu jurnalis melihat, apapun pertanyaan yang diajukan kepadanya, dia terus kembali ke penalti. Jadi dia bersikeras untuk menentukan narasi bahwa hal (penalti) itu tidak terjadi lagi pada klubnya.”

Wasit John Brooks memberikan penalti kepada Sunderland di menit ke-55 di mana Ezri Konsa dan Dan Ballard tampak saling menarik jersey. Namun, Kiper Arsenal, David Raya, sukses melakukan penyelamatan dengan memblok penalti yang dilepaskan Enzo Le Fee.

Arsenal kemudian mencetak dua gol kemenangan melalui Bruno Guimaraes di menit ke-58 dan penalti Bukayo Saka di menit ke-90+8. Kemenangan itu mempertahankan catatan sempurna The Gunners di empat laga pembuka dan menaikkan posisi mereka ke puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris 2026-2027.