pickleballvnz.com

Kota Samarinda tegaskan pentingnya investasi pendidikan untuk anak - ANTARA News Kalimantan Timur

Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Kota Samarinda menegaskan investasi perlindungan dan pendidikan anak sebagai kunci utama kemajuan daerah, karena generasi muda merupakan agen perubahan yang akan memimpin, berino...

Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Kota Samarinda menegaskan investasi perlindungan dan pendidikan anak sebagai kunci utama kemajuan daerah, karena generasi muda merupakan agen perubahan yang akan memimpin, berinovasi, dan menjaga keberlanjutan peradaban di masa depan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, di Samarinda, Jumat, mengatakan karakter, keterampilan dan nilai yang ditanamkan pada anak pada hari ini akan menentukan kualitas tatanan sosial, ekonomi, dan lingkungan suatu bangsa di masa depan

"Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang akan memegang estafet kepemimpinan dan perekonomian kita. Pendidikan dan karakter yang ditanamkan sejak dini akan mempersiapkan mereka untuk bersaing di era kecerdasan buatan (AI) dan teknologi masa depan," ujar Neneng pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Samarinda.

Acara dengan tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kota Samarinda

Neneng menambahkan, perlindungan anak sejak dini juga berfungsi memangkas potensi stunting, kekerasan, serta masalah anak jalanan yang berisiko menjadi beban daerah di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda turut membacakan amanat dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

"Selamat Hari Anak kepada seluruh anak-anak Indonesia. Semoga anak-anak di seluruh pelosok tanah air dapat merayakan, merasakan, dan memeriahkan hari istimewa ini secara serentak dan penuh sukacita," ucap Neneng menyampaikan pesan Menteri PPPA.

Neneng menegaskan bahwa tema HAN tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan pengingat bahwa setiap anak merupakan pribadi yang berharga. Anak memiliki hak untuk dihormati, dilindungi, didengar pendapatnya, serta menjadi subjek aktif dalam pembangunan sesuai tingkat kematangannya.

"Sesuai dengan temanya, kita harus mendukung anak-anak dari semua kelompok usia. Anak-anak adalah bibit bangsa yang harus kita bina dan ayomi sejak usia dini hingga memasuki masa dewasa. Manfaatnya mungkin tidak langsung kita rasakan sekarang, tetapi 10 hingga 15 tahun ke depan hasilnya akan terlihat," tegasnya.

Menanggapi komitmen Pemkot Samarinda dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA), Neneng menjelaskan bahwa berbagai upaya terpadu terus berjalan.

Langkah nyata yang dilakukan meliputi penyediaan fasilitas publik ramah anak seperti Ruang Terbuka Hijau (RTH), peningkatan kualitas sarana pendidikan, serta pembinaan berjenjang mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Meski saat ini pemerintah daerah sedang melakukan penyesuaian dan efisiensi anggaran, Neneng memastikan perhatian terhadap program pemenuhan hak anak tidak akan berkurang.

"Walaupun saat ini berada dalam masa efisiensi anggaran, kami tetap berupaya berkolaborasi dengan seluruh perangkat daerah agar pembinaan anak-anak berjalan sesuai program. Efisiensi bukan halangan, karena anak-anak adalah aset yang harus dipersiapkan untuk masa depan," jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi generasi muda, Sekda Kota Samarinda menyerahkan penghargaan kepada Forum Anak Kecamatan Samarinda Ulu dan Forum Anak Kota Samarinda.

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi aktif mereka sebagai pelopor dan pelapor (2P) dalam pemenuhan hak anak di Kota Samarinda.

Neneng menyampaikan pesan sederhana namun mendalam yang memotivasi seluruh anak di Kota Samarinda untuk terus belajar, berkreasi, dan tumbuh menjadi generasi yang membanggakan daerah.

Pewarta: Arumanto
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.