Korban tewas gempa Venezuela bertambah jadi 4.333 orang
Korban tewas akibat gempa ganda yang melanda Venezuela pada 24 Juni bertambah menjadi 4.333 orang, sementara lebih dari 18.000 warga masih mengungsi di tempat penampungan ANTARA News sulteng 5 ...
Korban tewas gempa Venezuela bertambah jadi 4.333 orang
Minggu, 12 Juli 2026 13:02 WIB
(260629) -- LA GUAIRA, June 29, 2026 (Xinhua) -- A member of the Bolivarian National Armed Forces walks past damaged buildings in Playa Grande, La Guaira state, Venezuela, June 28, 2026. Venezuelan National Assembly President Jorge Rodriguez said Sunday that the death toll from two powerful earthquakes that struck Venezuela Wednesday has risen to 1,450. (Str/Xinhua)
Kota Meksiko (ANTARA) - Korban tewas akibat gempa ganda yang melanda Venezuela pada 24 Juni bertambah menjadi 4.333 orang, sementara lebih dari 18.000 warga masih mengungsi di tempat penampungan sementara.
Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez mengatakan hingga 11 Juli 2026, sebanyak 16.740 orang terluka dan 6.462 lainnya berhasil diselamatkan dari reruntuhan.
"Hingga 11 Juli 2026, jumlah warga Venezuela yang meninggal akibat gempa bumi dahsyat pada 24 Juni mencapai 4.333 orang, sementara 16.740 orang terluka dan 6.462 orang berhasil diselamatkan," kata Rodriguez dalam konferensi pers yang disiarkan VTV pada Sabtu.
Dibandingkan pembaruan resmi sebelumnya, jumlah korban tewas bertambah 215 orang.
Sementara itu, jumlah korban luka dan warga yang berhasil dievakuasi dari reruntuhan tidak mengalami perubahan.
Rodriguez mengatakan bantuan telah disalurkan kepada 86.794 keluarga yang terdampak bencana.
Pemerintah juga mendirikan 94 tempat penampungan sementara yang kini menampung 18.437 orang. Selain itu, sebanyak 17.907 warga lainnya masih belum memiliki tempat tinggal permanen.
Pemerintah Venezuela mencatat gempa tersebut merusak 856 bangunan, termasuk 190 bangunan yang hancur total. Sejauh ini, telah terjadi 1.202 gempa susulan sejak bencana utama terjadi.
Upaya tanggap darurat melibatkan 31.837 personel penyelamat, lebih dari 30.000 relawan, serta 2.422 petugas penyelamat dari luar negeri.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026