Korban Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Bertambah, 9 Tewas dan 6 Luka
Berita Nasional Kamis, 16 Juli 2026 - 17:22 WIB ...
Kamis, 16 Juli 2026 - 17:22 WIB
Biak, VIVA – Jumlah korban dalam ledakan bom sisa Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua, bertambah. Polda Papua mengungkap insiden yang terjadi di kawasan Kampung Yenures, Distrik Biak Kota itu menewaskan sembilan orang, sementara enam lainnya mengalami luka-luka.
Baca Juga
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito mengatakan, proses penanganan kasus tersebut memerlukan waktu karena melibatkan bahan peledak serta identifikasi korban yang harus dilakukan secara ilmiah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Insiden tersebut mengakibatkan 9 orang meninggal dunia, 6 orang mengalami luka-luka,” tuturnya, Kamis, 16 Juli 2026.
Baca Juga
Menurut Cahyo, sejumlah korban pada awalnya tidak dapat dikenali sehingga proses identifikasi harus melibatkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua.
"Beberapa korban pada awalnya belum dapat diidentifikasi, namun berkat kerja keras Tim DVI Polda Papua seluruh korban akhirnya berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing," ujarnya.
Baca Juga
Sementara itu, anggota Tim DVI Polda Papua Penata I Hamzah Chusaeni menjelaskan, identifikasi terhadap korban dilakukan melalui pemeriksaan DNA karena kondisi jenazah tidak memungkinkan dikenali secara visual.
Tim DVI mengambil tiga sampel DNA pembanding dari keluarga korban serta 10 sampel jaringan tubuh korban. Seluruh sampel kemudian dikirim ke Laboratorium DNA Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan ilmiah.
"Melalui pemeriksaan DNA tersebut, seluruh korban yang sebelumnya belum dapat dipastikan identitasnya akhirnya berhasil diidentifikasi dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing," kata Hamzah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Untuk diketahui, ledakan terjadi di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Minggu, 31 Mei 2026 sekitar pukul 14.45 WIT.
Polisi masih terus mendalami rangkaian peristiwa tersebut. Ledakan diduga berasal dari bom sisa peninggalan Perang Dunia II yang masih aktif.
Pelaku Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Menyimpan Tekanan Psikologis, Jadi Korban Bully Setahun
Polisi mengungkap fakta baru di balik aksi pelajar berinisial R (17) yang diduga meledakkan bom rakitan di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatra Barat
VIVA.co.id
16 Juli 2026