Konsumen LRT City Ngadu ke DPR, Minta Kepastian Proyek Mangkrak dan Refund
AKURAT.CO Konsumen proyek LRT City yang dikembangkan PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) melakukan audiensi dengan pimpinan dan anggota Komisi VI DPR RI, untuk meminta kepastian atas nasib pembangunan hunian y...
AKURAT.CO Konsumen proyek LRT City yang dikembangkan PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) melakukan audiensi dengan pimpinan dan anggota Komisi VI DPR RI, untuk meminta kepastian atas nasib pembangunan hunian yang hingga kini belum terselesaikan.
Koordinator Paguyuban Konsumen LRT City, Pieter, mengatakan konsumen datang ke DPR untuk mencari kepastian terkait penyelesaian proyek sekaligus pemenuhan hak mereka sebagai konsumen.
"Agenda pembahasan hari ini adalah permasalahan konsumen proyek-proyek LRT City yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti, khususnya terkait ketidakjelasan penyelesaian pembangunan proyek, kepastian pemenuhan hak konsumen, serta alternatif penyelesaian sengketa melalui mekanisme refund atau penyelesaian unit hingga serah terima," kata Pieter, di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (20/8/2026).
Baca Juga: Mediasi Sengketa LRT City antara ADHI dan Konsumen, Kementerian PKP Siapkan Langkah Ini
Dalam pertemuan tersebut, Komisi VI DPR RI mempertemukan konsumen dengan sejumlah pihak yang berkaitan dengan proyek LRT City, termasuk PT Danantara Asset Management, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT Adhi Commuter Properti Tbk.
Menurutnya, pertemuan tersebut belum menjadi penyelesaian akhir. Komisi VI DPR akan kembali memanggil seluruh pihak untuk membahas penyelesaian persoalan konsumen LRT City.
"Komisi VI DPR RI akan mengundang kembali PT Danantara Asset Management, PT Adhi Karya, PT Adhi Commuter Properti, dan konsumen proyek LRT City," ujarnya.
Pieter mengatakan, DPR telah menetapkan agenda pertemuan lanjutan pada 8 Oktober 2026. Pertemuan tersebut diharapkan dapat menghasilkan keputusan final terkait nasib konsumen.
Konsumen pada prinsipnya membutuhkan kepastian atas hak mereka. Karena itu, terdapat dua opsi penyelesaian yang menjadi perhatian dalam pembahasan, yakni pengembalian dana atau refund dan penyelesaian pembangunan unit hingga proses serah terima.
Namun, Pieter dan para konsumen sebagian besar ingin pengembalian dana secara penuh dalam waktu dekat, karena tidak ada lagi kepercayaan kepada pihak manajemen.
Baca Juga: Proyek LRT CIty Mandek, Ara: Ada Yang Baru Topping Off hingga Lahan Kosong
Menurutnya, kedua opsi tersebut perlu dibahas secara konkret agar konsumen tidak terus berada dalam ketidakpastian mengenai nasib uang dan unit yang telah mereka beli.
Dalam audiensi tersebut, Komisi VI DPR juga menyatakan akan mengawal proses penyelesaian persoalan tersebut bersama pihak-pihak terkait. Dia berharap, pertemuan lanjutan pada 8 Oktober mendatang benar-benar menghasilkan kepastian bagi konsumen yang selama ini menunggu penyelesaian proyek.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memastikan pemerintah hadir dalam upaya menyelesaikan persoalan yang dihadapi konsumen proyek LRT City. DPR bersama pihak terkait akan terus mengawal penyelesaian agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut.