KKI Identifikasi 10 Nakes yang Komentar Nirempati ke Pasien Yurizal
Berita Nasional Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:30 WI...
Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:30 WIB
VIVA –Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) mengidentifikasi 10 tenaga kesehatan dan tenaga medis menyusul dengan kasus komentar nirempati kepada pasien Yurizal. KKI juga akan menginvestivasi lebih lanjut.
Baca Juga
"Ada yang PNS, ada yang PPDS, ada yang dokter umum, yang swasta, perawat juga di swasta, dokter gigi juga swasta. Nah rumah sakit ini, bagaimana yang kami sampaikan tadi bahwa pembinaan dan pengawasan di lokasi tempat mereka bekerja itu menjadi tanggung jawab mereka juga," kata Anggota Pimpinan KKI dr. Mohammad Syahril, Kamis 6 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Syahril mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi bersama organisasi profesi, institusi pendidikan, fasilitas kesehatan, pemerintah daerah untuk menentukan jenis pelanggaran yang dilakukan, apakah pelanggaran etika, disiplin profesi, atau pelanggaran hukum.
Baca Juga
Dia menyebutkan, seiring investigasi, ada potensi diidentifikasinya lebih banyak tenaga kesehatan dan tenaga medis yang diduga mengirimkan komentar nirempati kepada Yurizal.
"Nah hukumannya apa, sanksinya itu sebagaimana yang diatur dalam aturan. Ada yang teguran, kemudian dilanjutkan dengan pembinaan. Pembinaan itu macam-macam, apakah dia suruh ngikutin pendidikan lagi yang berkaitan dengan etika masing-masing profesi, kemudian ada lagi dengan teguran tertulis," katanya menjelaskan.
Baca Juga
Jika pelanggaran yang dilakukan termasuk pelanggaran sedang hingga berat, katanya, sanksi yang diberikan bisa berupa penonaktifan Surat Tanda Registrasi (STR) selama sebulan hingga tiga bulan, bahkan pencabutan STR.
Hal itu, katanya, tergantung hasil peradilan di Majelis Disiplin Profesi (MDP). (ANT)
Seperti diberitakan sebelumnya, Unggahan pengguna media sosial Threads, milik Yurizal Tri Chaerawan @yurizaltrich mendadak jadi sorotan pengguna media sosial. Pada 22 Juli 2026 lalu dirinya sempat menuliskan pengalamannya telah menunggu 8 jam untuk menjalani perawatan dan tak kunjung mendapatkan ruangan.
"8 Jam belum dapat ruangan, gamau spill RSnya soalnya gue pake BPJS," tulis Yurizal dikutip dari akun Threadsnya, Rabu 5 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun unggahan tersebut telah ditanggapi dengan sinis dan nirempati berbagai akun. Usai ditelisik lebih lanjut oleh pengguna media sosial, tanggapan nirempati tersebut diduga sebagiannya berasal dari akun yang dimiliki oleh dokter dan tenaga Kesehatan.
Beberapa diantara pemilik akun tersebut bahkan sempat memberikan pernyataan bernada nirempati kepada pemilik akun.
Halaman Selanjutnya
Salah satunya adalah pengguna media sosial @bennychrstn. Berdasarkan penelusuran oleh wargent yang disebut-sebut merupakan alumni fakultas kedokteran Universitas Indonesia