pickleballvnz.com

Kisah Para Fashion Designer Pagelaran Sabang Merauke: Izin Sultan hingga Ganti Baju Kilat

PerbesarPriyo Oktaviano, kiri dalam konferensi pers Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2026). (dok Pagelaran Sabang Merauke)Jadi intinya...Priyo Oktaviano dan tim de...

Priyo Oktaviano, kiri dalam konferensi pers Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2026). (dok Pagelaran Sabang Merauke)

Perbesar

Priyo Oktaviano, kiri dalam konferensi pers Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2026). (dok Pagelaran Sabang Merauke)

Jadi intinya...

Liputan6.com, Jakarta - Pagelaran Sabang Merauke tak luput dari busana memukau yang dikenakan oleh para pemeran. Di balik itu para perancang busana memiliki kisahnya masing masing. Priyo Oktaviano selaku perancang busana utama mengungkapkan ceritanya dan tim desainer yang bekerja sama membuat motif tenun yang sesuai.

“Selamat malam semuanya. Kita sebagai tim desainer dari Ikatan Perancang Mode Indonesia bekerja sama untuk membuat motif tenun dan motif aplikasi yang sesuai dengan konsep Nusantara dan tidak meninggalkan ke-Indonesia-annya,” ujar Priyo dalam sesi konferensi pers Pagelaran Sabang Merauke, Jumat (21/8/2026).

Selain itu fashion designer Rama Dauhan menjelaskan prosesnya dalam membuat kostum serdadu keraton. Ia mengatakan bahwa ia sampai melakukan riset ke Imogiri dan meminta izin langsung ke Sultan agar bisa membuat topi untuk Pagelaran Sabang Merauke kali ini.

“Memang ini cukup panjang untuk bikin kostum serdadu keraton tapi eh kualitasnya untuk pertunjukan. Jadi memang risetnya dalam. pembuatan topi-nya juga Saya langsung ke pengrajin di Imogiri yang memang biasa ngerjain buat keraton dan udah izin dulu sama Sultan untuk bisa bikin topi ini. Jadi pengalamannya luar biasa dan belajarnya banyak,” jelas Rama. 

Perancang Busana, Chossy Latu Diberi Tantangan yang Hampir Mustahil

Chossy Latu dalam konferensi pers Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2026). (dok Pagelaran Sabang Merauke)

Perbesar

Chossy Latu dalam konferensi pers Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2026). (dok Pagelaran Sabang Merauke)

Di sisi lain, Chossy Latu bercerita tentang tantangan yang ia nilai hampir mustahil dilakukan. Pasalnya, salah satu pemeran dan penyanyi di Pagelaran yaitu Christie Tambunan harus berganti baju dalam waktu yang singkat.

“Di tahun ini seperti di tahun sebelumnya, sekali lagi saya diberi tantangan yang almost impossible bahwa Christie Tambunan itu harus berganti baju dalam waktu 2 menit, 10 detik dari busana Aceh yang ada celananya ke busana Batak yang pakai kain dan kebaya. Tapi ya alhamdulillah Puji Tuhan 2 menit, 10 detik itu bisa tercapai. Ditambah dengan ini harus naik ke atas. Kalau tahun lalu di bawah-bawah saja, sekarang tahun ini harus naik ke atas,” syukurnya.

Riset Mendalam sebagai Titik Awal Rancangan

Rama Dauhan dalam konferensi pers Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2026). (dok Pagelaran Sabang Merauke)

Perbesar

Rama Dauhan dalam konferensi pers Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2026). (dok Pagelaran Sabang Merauke)

Dilansir dari kanal Showbiz Liputan 6 pada (19/8/2026), sebelum menyentuh kain atau menentukan detail busana, Denny lebih dulu menggali karakter dan sifat yang melekat pada sosok Srikandi dalam kisah pewayangan. Pendekatan ini ia lakukan agar rancangan yang dihasilkan bisa langsung memberi gambaran kepada penonton tentang siapa Srikandi, bahkan sejak kemunculan pertamanya di atas panggung.

Dari proses riset tersebut, Denny menangkap tiga sisi utama pada karakter Srikandi, yakni pemberani, tegas, namun tetap memiliki sisi kelembutan. Ketiga unsur inilah yang kemudian menjadi fondasi utama dalam merancang keseluruhan kostum yang akan dikenakan Raisa di pertunjukan.

Karya Seniman Berpengalaman Indonesia

Pagelaran Sabang Merauke 2026

Perbesar

Pagelaran Sabang Merauke 2026 (credit: Yus Mei Sawitri)

Seperti sebelum telah diberitakan di kanal showbiz Liputan 6, pagelaran ini merupakan karya seniman yang sudah berpengalaman di kancah internasional. Sebanyak lebih dari 1.700 orang terlibat, termasuk 700 seniman yang tampil di panggung.

Para penari yang terlibat sebanyak 387, yang menarikan 117 koreografi. Setiap scene per daerah rata-rata melibatkan hampir 100 penari.

Sejak tahun 2024, penyelenggara mengadakan The Audition Pagelaran Sabang Merauke sehingga penari dari seluruh daerah di Indonesia dapat terlibat di panggung bertaraf internasional tersebut

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Bintang Sinetron Biarkan Hati Bicara Bangga Terlibat di Perayaan HUT SCTV 36 Xtraordinary