Kemlu: Indonesia dorong agenda inklusi keuangan di KTT BRICS - ANTARA News Gorontalo
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengatakan pemerintah Indonesia akan mendorong agenda ekonomi dan inklusi keuangan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang akan digelar di New Delhi, ...
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengatakan pemerintah Indonesia akan mendorong agenda ekonomi dan inklusi keuangan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang akan digelar di New Delhi, India, pada 12–13 September.
Juru Bicara (Jubir) Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela di temui di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis, mengatakan agenda tersebut sejalan dengan upaya Indonesia memperluas kemitraan ekonomi dengan berbagai negara sekaligus memperkuat ketahanan nasional.
“Mungkin bukan spesifik tentang itu, tapi memang aspek ekonomi, aspek financial inclusion itu menjadi salah satu aspek yang kita ingin dorong dengan berbagai mitra kita,” kata Nabyl saat ditanya ANTARA mengenai isu dedolarisasi yang disebut menjadi salah satu topik dalam KTT BRICS.
Nabyl menjelaskan bahwa sejak awal keikutsertaan Indonesia dalam BRICS diarahkan untuk memperluas jaringan kemitraan ekonomi dengan berbagai pihak.
Di tengah kondisi global saat ini, lanjutnya, Indonesia membutuhkan kemitraan yang lebih luas. Karena itu, melalui BRICS, Indonesia ingin membangun berbagai inisiatif yang saling melengkapi dengan negara-negara anggota maupun mitra.
“Di dalam BRICS ini tujuannya juga untuk membangun berbagai inisiatif-inisiatif yang saling melengkapi karena kita lihat bahwa kondisi yang dihadapi sekarang ini tidak bisa hanya mengandalkan kemitraan-kemitraan yang terbatas. Jadi kita disini tujuannya untuk mengoptimalkan hal itu,” ucapnya.
Mengenai kehadiran Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam KTT BRICS, Nabyl membenarkan bahwa Sugiono dijadwalkan memimpin delegasi Indonesia dalam pertemuan tingkat tinggi tersebut.
BRICS merupakan kelompok kerja sama ekonomi dan politik yang awalnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.
Saat ini, BRICS telah diperluas dan mencakup Mesir, Ethiopia, Iran, Uni Emirat Arab, Indonesia, dan Arab Saudi. Kelompok ini berfokus pada penguatan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, pembangunan, keuangan, serta isu-isu global.
KTT BRICS ke-18 akan digelar di India pada 12-13 September dengan tema resmi “Membangun Ketangguhan, Inovasi, Kerja Sama, dan Keberlanjutan.”
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemlu: Indonesia dorong agenda inklusi keuangan di KTT BRICS
Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.