pickleballvnz.com

Kementerian UMKM sebut penyaluran KUR Sulawesi Tengah capai Rp3,06 triliun

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyebutkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulawesi Tengah pada 2026 mencapai Rp3,06 triliun dan menjangkau sekitar ANTARA News sulteng 1 ...

Kementerian UMKM sebut penyaluran KUR Sulawesi Tengah capai Rp3,06 triliun

Minggu, 27 September 2026 15:35 WIB

Image Print

Palu (ANTARA) - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyebutkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulawesi Tengah pada 2026 mencapai Rp3,06 triliun dan menjangkau sekitar 46.845 UMKM.

“Untuk Sulawesi Tengah, KUR yang tersalurkan Rp3,06 triliun untuk 46.845 UMKM,” kata Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman pada kegiatan Gebyar UMKM dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Kota Palu, di Palu, Sulteng, Minggu.

Ia mengatakan penyaluran KUR tersebut menjadi salah satu dukungan pembiayaan bagi pelaku UMKM di Sulawesi Tengah untuk mengembangkan usaha.

Sementara di Kota Palu, kata dia, penyaluran KUR tercatat sebesar Rp329,4 miliar yang diberikan kepada 4.267 UMKM. Menurut dia, capaian penyaluran KUR di Kota Palu tersebut menjadi yang tertinggi di Sulawesi Tengah.

Ia menuturkan Kementerian UMKM juga mencatat sebanyak 33.935 UMKM di Kota Palu yang menjadi potensi untuk dikembangkan agar dapat naik kelas dan memiliki akses pasar yang lebih luas.

Secara nasional, Bagus menyebutkan penyaluran KUR pada 2026 telah mencapai Rp233,9 triliun atau 79,3 persen dari total sebesar Rp295 triliun dan telah menjangkau sekitar 2,6 juta debitur.

Menurut dia, penyaluran KUR menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pembiayaan bagi UMKM sehingga pelaku usaha dapat mengembangkan dan meningkatkan kapasitas usahanya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa Kementerian UMKM akan mendampingi dan mengawal produk UMKM Kota Palu agar mampu bersaing dan menembus pasar ekspor melalui kerja sama dengan Badan Karantina Indonesia (Barantin).

Kerja sama tersebut akan diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian UMKM dan Barantin.

Selain dukungan pembiayaan, Kementerian UMKM juga telah menghadirkan SAPA UMKM sebagai super apps yang mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah untuk mendukung pengembangan UMKM.

SAPA UMKM hadir sebagai platform layanan terpadu yang membantu pelaku usaha mengakses berbagai fasilitas usaha secara lebih mudah. Mulai dari verifikasi usaha, permodalan, sertifikasi, pembukuan digital, hingga transaksi digital dapat dilakukan dalam satu aplikasi.

Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026