pickleballvnz.com

Kemenperin Bandingkan Proton: Malaysia Perlu Puluhan Tahun Bikin Mobil Nasional

Jakarta - Indonesia baru mencanangkan mobil nasional yang disiapkan Pemerintah. Mobil nasional itu bakal diproduksi di Subang, Jawa Barat. Banyak yang membanding-bandingkan dengan Malaysia yang sudah lebih dulu...

Jakarta -

Indonesia baru mencanangkan mobil nasional yang disiapkan Pemerintah. Mobil nasional itu bakal diproduksi di Subang, Jawa Barat. Banyak yang membanding-bandingkan dengan Malaysia yang sudah lebih dulu bikin mobil nasional dengan merek Proton dan Perodua.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Setia Diarta mencontohkan, dua merek mobil nasional Malaysia itu membutuhkan waktu hingga puluhan tahun agar bisa mandiri. Sebelumnya, mereka baru sekadar ganti emblem atau rebadge dari mobil Jepang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika mereka menginisiasi Proton pertama kali sebagai mobil nasional itu di tahun '91, itu sifatnya baru CKD saja dengan merek Mitsubishi. Itu bawa bulat-bulat ganti emblem itu di tahun '91. Mereka butuh waktu 20 tahun untuk melakukan desain sendiri sampai itu full manufaktur sendiri di Proton," kata Setia dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI tentang pengembangan ekosistem dan daya saing industri kendaraan listrik, kemarin.

Begitu juga Perodua. Lanjut setia menjelaskan, Perodua dimulai di tahun 1990-an. Mereka masih menggunakan basis mobil Daihatsu. "Baru di 10 tahun kemudian mereka baru berhasil mendesain," katanya.

"Jadi, bagi kami jika Pemerintah sudah menargetkan untuk menyiapkan mobil nasional atau motor listrik nasional sudah seyogianya kami juga harus mendukung itu sepenuhnya baik di sisi regulasi ataupun nanti insentif yang akan diberikan untuk mobil listrik nasional, mobil nasional, dan motor nasional," sambungnya.

Saat ini, Pemerintah sedang menyiapkan proyek mobil nasional dan motor listrik nasional. Mobil nasional akan disiapkan oleh PT Pindad, dan motor listrik nasional oleh PT LEN.

"Kalau kami melihat komitmen dari teman-teman di Pindad dan LEN juga mereka akan memulai desain dan segala macamnya itu dalam waktu yang sesegera mungkin. Jadi memang butuh proses. tapi menurut kami ketika ini sudah dimulai, mudah-mudahan tidak ada kejadian seperti beberapa tahun yang lalu yang inisiasi mobil nasional pernah ada tapi hilang. Dan memang mekanisme ini memang Pemerintah harus berdiri di belakang sama-sama," katanya.

(rgr/din)